Dinilai Adaptif, Dispar Makassar Gencar Promosi Destinasi Pariwisata Lewat Media Sosial

Dinilai Adaptif, Dispar Makassar Gencar Promosi Destinasi Pariwisata Lewat Media Sosial

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dinas Pariwisata Kota Makassar gencar memasarkan destinasi pariwisata dan produk-produk asli Sulsel melalui media sosial

Sarana media dinilai mampu menginspirasi calon wisatawan domestik dan mancanegara untuk memilih berlibur di pelbagai destinasi wisata di Makassar.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Moh Roem mengatakan di tahun ini pihaknya lebih banyak fokus pada promosi digital seperti di Facebook, Instagram, dan YouTube.

Roem menilai, fasilitas medsos sangat adaptif di tengah penerapan PPKM.

“Fiturnya sangat adaptif dengan kondisi saat ini. Event-event besar pun akan diselesaikan di November. Semua sudah harus selesai karena di Desember lebih ke tahap perencanaan dan penyempurnaan program 2022,” kata Roem, Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga

Dari program-program itu, kini serapan anggaran Dispar hampir 70 persen. Perlambatan serapan ini, kata dia, lantaran ada pertentangan antara program dan pembatasan kegiatan.

“Kemungkinan ada beberapa program yang tidak bisa jalan. Tidak bisa terserap semua karena ada beberapa aturan yang menghambat mulai dari PSBB dan PPKM Level 4, dan terkahir 2,” jelasnya.

“Baru akhir-akhir ini kita kencang. Karena baru level 2 kan?,” tekannya. 

Ia menuturkan, pihaknya bakal memaksimalkan serapan anggaran hingga akhir tahun.

Beberapa hari terakhir ini, pihaknya rutin melakukan pengembangan wawasan dan inovasi bagi pelaku ekonomi kreatif kota Makassar. 

Ada dua agenda penting di dalamnya yakni Apreasiasi Kreasi Indonesia dan Kata Kreatif. Ekonomi kreatif dinilai mampu membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascapandemi.

Dua program ini sebelumnya dihadiri langsung Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

“Ini dalam rangka pemulihan ekonomi Makassar. Ada 17 subsektor dalam ekonomi kreatif, khusus beberapa hari ini kami massifkan seperti film, musik, griya, kuliner dan fashion,” ucapnya.

Untuk fashion, sudah beberapa kali pameran dilakukan seperti di mal juga pameran wedding. Untuk penerapan level 3, Desember mendatang, ia sendiri belum tahu pasti bagaimana teknisnya.

Meski begitu, ia berharap semuanya tetap berjalan dengan prokes lebih ketat.

Sementara itu, berkaitan dengan PPKM Level 3, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, dalam keputusan PPKM Level 3 secara nasional pihaknya tetap mengikuti aturan dari pusat sebagaimana disampaikan.

Danny, sapaan akrabnya, menuturkan event perayaan-perayaan akhir tahun di destinasi wisata seperti Pantai Losari dan sekitarnya ditiadakan.

“Tidak bisa, tidak bisa dilakukan karena level 3. Jadi diantisipasi penularan sehingga tidak digelar,” kata Danny.

Perihal pengawasan pada tempat hiburan rakyat itu, pemerintah kota bakal melakukan penjagaan intensif. Terutama di spot-spot yang rawan berkumpulnya orang-orang.

“Karena itu perintah negara dan tentu untuk kebaikan kita semua,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.