Dinsos Makassar Salurkan Bantuan Logistik ke 10 Kecamatan Terdampak Banjir

Dinsos Makassar Salurkan Bantuan Logistik ke 10 Kecamatan Terdampak Banjir

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dinas Sosial Kota Makassar telah menyalurkan bantuan logistik ke 10 kecamatan yang terdampak banjir.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Armin Paera mengatakan saat ini pihaknya telah bergerak memberikan bantuan logistik pada warga yang terdampak banjir.

Adapun kecamatan yang terdampak banjir, antara lain, Kecamatan Manggala dengan korban terdampak 173 jiwa. Kecamatan Tamalanrea sebanyak 150 jiwa yang terdampak.

Sementara di Kecamatan Bontoala ada 250 korban jiwa yang terdampak banjir dan di Kecamatan Tallo sebanyak 250 jiwa. Kecamatan Tamalate 560 jiwa, Panakkukang 150 jiwa, Rappocini 82 jiwa.

“Jenis bantuan yang berikan mulai dari 40 kg beras, mie instan 4 dos, air mineral 4 dos, makanan anak 24 paket , makanan siap saji 20 paket, family kid 10 paket . Selimut 10, kid ware 10 paket, tikar 10,” kata Armin, Senin, 13 Februari 2023.

Baca Juga

Pihaknya juga telah memberikan bantuan logistik ke Kecamatan, Biringkanaya berupa makanan siap saji 100 paket, dan makanan bayi 40 paket.

Sementara di Kec Makassar berupa makanan anak 24 paket, selimut 10 pcs, family kis 10 paket, kids ware 10 paket.

“Kalau di Kecamatan Ujung Pandang berupa 40 kg beras, mie instan 4 dos, air mineral 4 dos, makanan anak 24 paket, makanan siap saji 20 paket, family kid 10 paket, selimut 10, kid ware 10 paket, dan tikar 10,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulsel. Cuaca ekstrem diprakirakan terjadi sejak tanggal 12-16 Februari 2023.

“Prakiraan tanggal 12-16 Februari 2023, hujan dengan intensitas lebat yang cenderung berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Plh Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Kamal A dalam keterangannya.

Berdasarkan analisis BMKG, kondisi cuaca di Sulsel menunjukkan adanya peningkatan curah hujan.

Terpantau adanya tekanan rendah (low pressure area) di wilayah Australia bagian utara yang menginduksi peningkatan kecepatan angin dan membentuk daerah konvergensi.

“Dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan,” jelas Kamal.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.