Kota Makassar Tekan Angka Kemiskinan Lewat Lorong Wisata

Kota Makassar Tekan Angka Kemiskinan Lewat Lorong Wisata

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan. Sejumlah program terus digencarkan, salah satunya lewat Program Lorong Wisata.

Terlebih, ada istruksi dari Pemerintah Joko Widodo atau Jokowi yang menargetkan penurunan tingkat kemiskinan pada 2024 menjadi 7 persen dan kemiskinan ekstrem sebesar nol persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan pada tahun 2022, jumlah Penduduk miskin di Kota Makassar pada tahun 2022 sebesar 71,83 ribu atau 4,85 persen dari jumlah penduduk.

Kendati begitu, angka ini mengalami penurunan dibanding tahun 2021 yakni 74,69 ribu atau 4,82. Adapun jumlah Penduduk di Kota Makassar 1,4 juta jiwa.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Armin Paera menuturkan beberapa upaya untuk menekan angka kemiskinan, antara lain, memberdayakan masyarakat yang ada di lorong lewat Program lorong wisata.

Baca Juga

Dengan begitu, kata dia, pelaku UMKM yang ada di lorong akan berkembang dan menjadi mandiri.

”Fungsi kita di Lorong wisata memberi bantuan bagi pelaku UMKM lewat usaha kelompok bersama,” kata Armin, Kamis, 2 Februari 2023.

Armin pun menargetkan terjadi penurunan kemiskinan secara signifikan, yakni sebanyak 2 persen di tahun 2023.

Terlebih, kata dia, saat ini berbagai program tengah digencarkan pemerintah kota untuk menekan inflasi, salah satunya menggelar pasar murah.

Dinas Sosial, kata Armin, juga bakal memberdayakan toko kelontong yang membutuhkan modal. Armin mengatakan akan menyasar 100 pelaku usaha. Bantuannya bukan berupa uang, tapi dalam bentuk barang untuk dijual kembali.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.