Disebut Bakal Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, Ahok: Itu Hak Prerogatif Presiden

Disebut Bakal Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, Ahok: Itu Hak Prerogatif Presiden

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka suara terkait isu dirinya yang masuk ke dalam bursa kepala otorita ibu kota negara yakni Nusantara.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah mengungkap sejumlah nama yang menjadi kandidat kepala otorita ibu kota negara yang disebut Nusantara. Dari beberapa nama yang disebut, salah satu nama yang tidak asing ialah Ahok.

Pria yang saat ini tengah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina memang dikenal dengan pribadi yang blak-blakan, hal itu terungkap saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

Menanggapi nama dirinya yang masuk ke dalam bursa calon pemimpin ibu kota batu, Ahok pun tak mau berkomentar banyak.

“Itu hak prerogatif presiden,” kata Ahok, dikutip melalui detikcom, Rabu 19 Januari 2022.

Baca Juga

Presiden Jokowi sebelumnya menyebut empat kandidat kepala otorita ibu kota negara.

Kandidat yang pertama disebutkan yakni mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro.

Menyusul Bambang, nama Ahok disebutkan selanjutnya oleh Jokowi. Kemudian, ada nama mantan Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA) Tumiyana.

Dan terakhir, ada mantan Bupati Banyuwangi yang sekarang menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Azwar Anas.

“Kandidatnya ada ya, yang namanya kandidat memang banyak. Pertama Pak Bambang Brodjo, kedua Pak Ahok, ketiga Pak Tumiyono, keempat Pak Azwar Anas,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta pada 2 Maret 2020 lalu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.