Terkini.id, Jakarta – Mungkin tak banyak yang tahu, tetapi sebelum Nia Ramadhani diciduk polisi terkait kasus narkoba, rupanya Ardi Bakrie baru saja mengalami kerugian yang bahkan disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Hal itu kemudian membuat banyak netizen yang mengasumsikannya sebagai penyebab alias hal yang memicu ia dan sang istri, yakni Nia Ramadhani, nekat nyabu bareng.
Padahal, Ardi Bakrie sendiri diketahui merupakan seorang pengusaha kaya raya yang disebut konglomerat karena lahir dari jajaran orang berpengaruh seperti Aburizal Bakrie.
Namun, dalam pengakuan mereka kepada pihak berwajib, alasan mengonsumsi sabu ialah lantaran tekanan pekerjaan yang banyak di masa pandemi Covid-19.
Hal itu bahkan dijelaskan langsung oleh pihak kepolisian dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Kamis siang kemarin, 8 Juli, 2021.
- Nia Ramadhani Selesai Rehabilitasi Narkoba: Pertama Kali ke Mal Senang Banget
- Nia Ramadhani Dikabarkan Gugat Cerai Ardi Bakrie, Rumor Keretakan Sudah Sejak Tahun Lalu
- Nia Ramadhani dan Suami Divonis Hukuman 1 Tahun Penjara, Anak-Anaknya Nangis Histeris
- Divonis 1 Tahun Penjara, Permohonan Rehab Nia Ramadhani dan Suami Ditolak Hakim
- Pasangan Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Divonis 1 Tahun Penjara
Setelah alasan Nia dan Ardi nekat nyabu itu terkuak ke publik, tak heran jikalau tiba-tiba banyak asumsi yang beredar, termasuk stres lantaran mengalami kerugian perusahaan.
Dilansir terkini.id dari tribunnews pada Jumat, 9 Juli 2021, perusahaan milik keluarga Ardi Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), mengalami kerugian Rp279,09 miliar pada kuartal I 2020.
Padahal, diketahui bahwa perusahaan tersebut masih sempat mendapatkan laba bersih sekitar Rp36,78 miliar.
Sementara itu, di tahun 2019, perusahaan tersebut diinformasikan juga sempat mendapat laba bersih senilai Rp852,9 miliar dan bahkan mencatatkan tren yang positif.
Hal ini terjadi setelah pada tahun-tahun sebelumnya perusahaan itu belum mendapatkan keuntungan. Lalu pada 2018, tercatat alami kerugian hingga Rp1,25 triliun.
Sebagai informasi, perusahaan yang dimiliki oleh keluarga Ardi Bakrie itu bukanlah perusahaan biasa.
Perusahaan yang sudah berusia 74 tahun tersebut bergerak di berbagai bidang. Mulai dari pertambangan, migas, infrastruktur, properti, serta media dan telekomunikasi.
Perusahaan yang dibangun oleh Achmad Bakrie itu sekarang dipegang oleh generasi ketiga dari keluarga Bakrie.
Ketua dari generasi ketiga ini dipercayakan pada cucu tertua dan kakak Ardi Bakrie, yakni Anindya Bakrie.
Jadi, benarkah tekanan pekerjaan yang seperti itulah yang memicu penggunaan sabu-sabu oleh Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani? Kita lihat saja bagaimana selanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
