Masuk

Pasangan Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Divonis 1 Tahun Penjara

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu artis Ramadhania Ardiansyah Bakrie alias Nia Ramadhani beserta suaminya Anindra Ardiansyah Bakrie alias Ardi Bakrie dan sopirnya Zen Vivanto divonis satu tahun penjara.

Menurut hakim, sebagaimana pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba Golongan I untuk dirinya sendiri.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I, II, III oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun,” ujar ketua majelis hakim, Muhammad Damis, saat membacakan amar putusan di PN Jakarta Pusat, Selasa, 11 Januari 2022.

Baca Juga: Polisi Amankan Pengedar Narkoba Jaringan Internasional, 43 Kg Sabu Diamankan

Dilansir dari Cnnindonesiacom. Selasa, 11 Januari 2022, pengadilan menemukan berbagai hal yang memberatkan dan meringankan bagi Nia dan rekan-rekan tergugatnya selama persidangan.

Hal yang memberatkan, menurut hakim, adalah perbuatan para terdakwa yang menolak membantu program pencegahan penyalahgunaan narkotika oleh pemerintah.

Tindak pidana sejenis yang dilakukan terdakwa di wilayah hukum cukup tinggi, terdakwa 2 & 3 harusnya memberi contoh tetapi berlaku sebaliknya

Baca Juga: Oknum Ketua LSM di Gowa Tertangkap Bawa Sabu-sabu

Sedangkan hal meringankan yakni para terdakwa belum pernah dihukum, mengakui terus terang perbuatan dan berjanji tidak akan mengulanginya

Kasus ini terungkap pada bulan Juli 2021. Pada 6 Juli, Nia disebut meminta Zen untuk membeli satu paket sabu beserta alat hisap (bong) dan menyerahkan uang sebesar Rp1,7 juta.

Zen pergi ke Kebon Kacang keesokan harinya pukul 03.00 WIB untuk membuat kesepakatan dengan buronan bernama Rio. Zen kembali ke Pondok Pinang sekitar pukul 08.00 WIB untuk menyerahkan paket sabu serta alat hisap yang telah dibelinya seharga Rp. 1,7 juta.

Nia, Ardi, dan Zen semuanya menggunakan sabu secara bersamaan. Mereka membuat metamfetamin dengan menuangkan sabu ke dalam pipet kaca lalu membakar bagian bawah pipet tersebut. Para terdakwa bergantian menghisap bong setelah asapnya hilang.

Baca Juga: Dua Anggota Satpol PP Ditangkap Polisi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan

Zen ditangkap personel Polres Metro Jakarta Pusat pada 7 Juli sekitar pukul 15.00 WIB di rumah Nia dan Ardi. Saat itu disita satu kantong plastik berisi kristal putih sabu.

Berdasarkan pengakuan Zen, sabu tersebut milik Nia. Lantas polisi menangkap Nia sekitar pukul 15.15 WIB dan mengamankan alat hisap yang berada di laci kamar Nia.

Tak berselang lama, sekira pukul 19.45 WIB, Ardi menyerahkan diri ke Polres Jakarta Pusat.