Diskualifikasi Balon Kades, Panitia dan Plt Desa Terancam Terjerat Hukum

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman/Syarief

Terkini.id,Jeneponto – Bakal Calon Kepala Desa Je’netallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto, Abdul Salam didiskualifikasi oleh Panitia Pilkades dengan dugaan pemalsuan dokumen.

Kasus dugaan pemalsuan tersebut dialamatkan kepada Bakal Calon Kepala Desa, Abdul Salam terus bergulir di Polres Jeneponto.

Sejumlah saksi telah diambil keterangannya oleh Penyidik Reskrim Polres Jeneponto, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman menjelaskan, dari keterangan Kepala Dinas PMD, tidak mengakui adanya pemalsuan dokumen.

“Sudah beberapa saksi yang telah dimintai keterangannya, dari dinas PMD sendiri itu mengatakan tidak palsu,” kata Boby Rachman kepada terkini.id, Sabtu, 5 Oktober 2019.

Satuan Reskrim Polres Jeneponto juga telah memeriksa Sekretaris Panitia Pilkades Je’netallasa, Muh Syam Arianto.

“Untuk anggota panitia yang lain juga akan dilakukan pemeriksaan, dari keterangan Sekretaris Panitia Pilkades. Intinya dia membuat adanya pemalsuan itu karena ada surat dari Plt Kepala Desa,” jelasnya.

Pemeriksaan anggota panitia yang lain, menurut Boby akan dijadwalkan kembali.

“Apabila panitia tidak menghadiri panggilan, Satuan Reskrim akan mengambil upaya paksa, namun kita tetap pada  langkah – langkah. Panggilan satu, panggilan dua, terakhir upaya paksa. Pasti mereka hadir, kalau menghindari,ya ada apa?,”ungkap Boby Rachman.

Lebih lanjut, Boby Rachman mengatakan, bila tuduhan panitia terkait dokumen palsu tidak terbukti maka panitia dapat terjerat hukum.

“Bisa (terjerat hukum), jika tuduhan tidak dia buktikan, kita pelajari bagaiman awal mula dokumennya dituduhkan palsu kemudian kita sandingkan, kita akan periksa juga Plt Kepala Desanya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Je’netallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto terus menuai polemik. Sebelumnya, Panitia Pilkades mendiskualifikasi salah satu Bacalon, Abdul Salam secara sepihak dengan tuduhan pemalsuan dokumen.

Dimana Abdul Salam melaporkan tindakan Panitia Pilkades ke Polres Jeneponto, setelah didiskualifikasi oleh Panitia Pilkades Je’netallasa.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Jeneponto Belasungkawa Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Pimpin Rapat Terbatas dengan Forkopimda, Bupati Jeneponto Harap Koordinasi Intens Cegah Corona

Cegah Covid-19, Mulyadi Mustamu Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Anggota DPRD Sulsel ini Himbau Warga Konsumsi Sayur Kelor

3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Tripika Kecamatan Bangkala Bersama AMUBA Sterilkan Pasar dan Masjid

Wabah Covid-19, PB HPMT Tindaklanjuti Instruksi Bupati Jeneponto

Cuitan Dokter Soal APD Seadanya, Sekda: Ada Uang Tapi Barang Tidak Tersedia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar