200 Warga tidak Terdaftar Dalam DPT, Ada Apa Dengan Panitia Pilkades Bontocini Rumbia

Terkini id, Jeneponto – Aliansi Pemuda dan Masyarakat (APM) Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menduga Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Bontocini melanggar regulasi tentang Pilkades Serentak di Kabupaten Jeneponto dan diduga kuat dengan sengaja menghilangkan hak pilih kurang lebih 200 orang warga Desa Bontocini.

Hal itu diungkapkan Ketua Aliansi Pemuda dan Masyarakat Desa Bontocini, Nurdin Lolo kepada terkini.id saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya, Jumat, 24 September 2021.

“Ada yang aneh pada pemutahiran data pemilih, Dimana dalam DPT yang telah ditetapkan oleh Panitia Pilkades Bontocini ada sekitar kurang lebih 200 warga Desa Bontocini yang tidak terdata dalam DPT yang telah ditetapkan,” kata Nurdin Lolo.

Baca Juga: Desa Kassi Rumbia Jeneponto Terima Trophy Utama Proklim 2021Kementerian Lingkungan...

Bukan hanya itu, Nurdin Lolo juga membeberkan temuan adanya warga dibawah usia yang terdaftar dalam DPT yang ditetapkan oleh Panitia.

” Ada 2 orang yang belum cukup umur terdaftar sebagai pemilih tetap, dan juga ditemukan 40 orang yang merupakan warga diluar Desa Bontocini yang di daftar sebagai pemilih tetap Pilkades Bontocini, juga terdapat pemilih ganda,” ungkap Nurdin Lolo.

Baca Juga: Puluhan Bantuan TIK Diserahkan Secara Simbolis oleh Bupati Jeneponto

Nurdin Lolo mengaku telah dimediasi dengan melakukan pertemuan dengan panitia di PMD dan DPRD Jeneponto.

“Kami sudah beberapa kali dimediasi dengan panitia,2 kali di PMD dan 1 kali di DPR, tapi hasilnya tetap sama, tidak penyelesaian,” jelas Nurdin Lolo.

Nurdin Lolo juga mengungkapkan tuntunnya terkait pelanggaran yang telah dilakukan oleh panitia Pilkades Bontocini.

Baca Juga: Puluhan Bantuan TIK Diserahkan Secara Simbolis oleh Bupati Jeneponto

“Kami mendesak Panitia Kabupaten untuk segera mengganti semua panitia dan mendesak Bupati Jeneponto untuk menyelesaikan sengketa Pilkades yang terjadi di Desa Bontocini,” tegas Nurdin Lolo.

Sementara ketua Panitia Pilkades Bontoncini, Resky Anugrah saat dikonfirmasi terkini.id, Jumat 24 September 2021 melalui pesan whatsappnya mengaku DPT Pilkades Bontocini sudah ditetapkan.

“DPT ditetapkan pada 9 September 2021, jumlahnya 999,” kata Resky Anugrah.

Ditanya terkait ada sekitar kurang lebih 200 warga Desa Bontocini yang tidak didata sebagai pemilik hak suara di Pikkades Bontocini, Resky Anugrah menjawab jalan sesuai regulasi.

“Panitia jalan sesuai regulasi Perbup no 32 tahun 2021 dan Perda no 9,” jelas Resky Anugrah.

Saat terkini.id menanyakan ” menurut Perbup no 32 tahun 2021 dan Perda no 9, yang dijadikan daftar pemilih sementara ( DPS ) itu data dari mana, Resky Anugrah sudah enggan menjawab.

Bagikan