Disoroti Politisi Demokrat, Netizen Mengaku Buzzer: Kita Dipaksa Hina Ulama, Kalau Bukan karena Dibayar Gue Takut Dosa

Disoroti Politisi Demokrat, Netizen Mengaku Buzzer: Kita Dipaksa Hina Ulama, Kalau Bukan karena Dibayar Gue Takut Dosa

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Susilawati mengunggah tangkapan layar percakapan antara dua netizen yang mengaku sebagai buzzer bayaran alias buzzerrp.

Salah satu netizen dalam percakapan tersebut mengaku dipaksa menghina ulama. Ia mengaku takut berdosa, tapi tetap melakukan karena bayaran.

Adapun Susilawati dalam cuitannya menyinggung apakah yang selama iniia hadapi di media sosial

Disoroti Politisi Demokrat, Netizen Mengaku Buzzer: Kita Dipaksa Hina Ulama, Kalau Bukan karena Dibayar Gue Takut Dosa

“Yang saya hadapi selama ini teman-teman yang real kan,bukan pok2 yang dibayar seperti ini?” katanya pada Senin, 4 April 2022.

Adapun dalam tangkapan layar yang lampirkan Susilawati, tertulis “percakaan buzzer menangih uang ngebuzzeRp”.

Baca Juga

Lalu, di bawah tulisan tersebut terdapat percakapan antara netizen bernama Diana Arista dan Bambang Irawan.

Awalnya, netizen bernama Diana Arista nampaknya meminta Bambang Irawan untuk mengusahakan bayarannya.

“Iya sob… tolong usahain ya… nggak mungkin kita kerja gratis… beli kuota pake uang… dah tu kita dipaksa hina ulama.. klw bukan karna dibayar gw takut dosa sob…,” katanya.

Bambang Irawan lantas membalas bahwa ia akan berusaha menghubungi pegiat media sosial, Denny Siregar.

“Iya mbak…Kuusahain kontak Deni Siregar nanti. Kita kerja aja terus… tahan aja bullyan kadrun…” katanya.

Netizen bernama Diana Arista lantas menekankan lagi agar Bambang Irawan mengusahakan bayarannya.

Lalu, Bambang Irawan menyatakan ketakutan jika percakapan mereka terlihat dan mereka terkena masalah.

Netizen bernama Bambang Irawan ini juga mengaku bahwa mereka berdua adalah buzzerRp.

“Ni ts apa nggak dibaca yg lain nanti mbak?? Klw ketahuan bisa hancur kita. Karena mbak tahulah jadi buzzer rp kek kita ada resikonya,” katanya.

Sebagai catatan, tidak diketahui apakah percakapan yang diunggah Susilawati ini asli dan tidak diketahui pula apakah pengakuan kedua netizen tersebut benar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.