Dituding Melakukan Pelecehan Seksual, Elon Musk: Elongate sebagai Nama Skandalnya

Terkini.id, Jakarta – Dituding melakukan pelecehan seksual kepada pramugari SpaceX, Elon Musk malah merespon dengan nada bercanda. Elon mengatakan bahwa Elongate sebagai nama skandalnya, Minggu, 22 Mei 2022.

Ketika mendengar isu yang tidak baik tentang dirinya, Elon langsung membantah penudingan tersebut. Kemudian, Ia menamai kasus tersebut sebagai Elongate.

“Akhirnya, kami dapat menggunakan Elongate sebagai nama skandalnya. Itu tampaknya sempurna,” ungkap Elon pada akun Twitter miliknya dengan diakhiri emoji tertawa, dikutip dari detik.com.

Baca Juga: Investor Tesla Tuntut Elon Musk: Tesla Telah Menciptakan Budaya Kerja...

Tulisan Elon tersebut mengutip tweetnya setahun silam. Manakala ada isu pelecehan seksual yang menimpa dirinya.

Kasus pelecehan tersebut bermula ketika Elon Musk melakukan perjalanan dengan salah satu pesawat pribadinya pada penerbangan ke London seperti yang dilaporkan media Insider, pada tahun 2016 tepatnya 6 tahun silam. Tidak diterangkan jenis pesawat itu. Akan tetapi, Elon memang sering menggunakan jet pribadi.

Baca Juga: Abu Janda Ejek Golongan yang Ribet Rendang Babi: Bikin Indonesia...

Begitu juga dengan pramugari, tidak disebutkan identitas sebenarnya. Menurut detik.com, pramugari tersebut dilaporkan menerima uang tutup mulut sebagai kesepakatan atas kasus tersebut dengan Elon. Dirinya telah dibayar sebanyak USD 250.000 atau setara dengan Rp 3,6 M oleh SpaceX supaya tidak membawa masalah ini ke rana hukum.

Pramugari tersebut juga telah menandatangani perjanjian atas pelarangan dirinya, tidak boleh mengatakan hal-hal yang negatif mengenai Elon Musk dan juga perusahaannya seperti SpaceX dan Tesla.

Kronologi kejadian tersebut telah diberitakan oleh Insider. Pada saat sesi pijat, Elon Musk diduga melepas kain yang telah menutupi tubuh bagian bawah tubuhnya. Kemudian sambil menyentuh kaki pramugari itu, Elon Musk menawarkan jika Ia mau melakukan lebih lagi, akan membelikannya kuda. Disebut pramugari tersebut menolak keinginan Elon Musk.

Baca Juga: Abu Janda Ejek Golongan yang Ribet Rendang Babi: Bikin Indonesia...

Akan tetapi, Elon membantah kejadian tersebut dengan memberikan respon kepada media Insider tersebut.

“Jika aku terlibat dalam pelecehan seksual, ini tidak mungkin jadi yang pertama yang terungkap dalam 30 tahun karierku,” ujar Musk pada tanggapannya ke media Insider tersebut.

Pada Twitter miliknya, Elon Musk juga beranggapan kasus penudingan terhadap dirinya dilihat melalui lensa politis.

“Serangan melawan diriku harus dilihat melalui lensa politis, ini adalah permainan standar mereka, tapi tidak ada yang akan menghalangiku berjuang untuk masa depan yang baik dan hak kalian atas kebebasan berbicara,” ujar Elon Musk.

Bagikan