Masuk

Dmitry Peskov: Kehadiran Putin di Pemakaman Ratu Elizabeth II Tidak Dipertimbangkan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Juru bicara, Dmitry Peskov mengatakan kehadiran Putin tak direncanakan untuk menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II, Jumat 9 September 2022.

Presiden Rusia, Vladimir Putin disebut tidak berencana buat pergi ke Inggris untuk turut hadir ke pemakaman Ratu Elizabeth II. Peskov menyampaikan hal tersebut pada konferensi pers hariannya, Jumat 9 September 2022.

“Meskipun Rusia menghormatinya karena kebijaksanaannya, kehadiran Putin di pemakaman Ratu tidak dipertimbangkan,” sebut Peskov, dikutip dari kantor berita AFP, Jumat 9 September 2022.

Baca Juga: Vladimir Putin Dipastikan Tak Hadiri KTT G20 di Bali

“Opsi ini tidak dipertimbangkan,” ujar Peskov ke wartawan saat ditanya apakah Putin secara pribadi bakal hadir ke pemakaman ratu.

Menjawab pertanyaan soal siapa yang bakal mewakili pemerintah Rusia tersebut untuk pemakaman itu, jubir Putin menyebut perlu menunggu pengumuman dari protokol upacara.

Diketahui, Ratu Elizabeth meninggal dunia pada kediaman musim panasnya di Kastil Balmoral, Skotlandia, Kamis 8 September 2022 waktu sekitar.

Baca Juga: Serangan Rudal Rusia Menyebabkan Pemadaman Listrik di Sebagian Besar Ukraina

Sang ratu meninggal di usia 96 tahun usai kondisi kesehatannya dikabarkan semakin memburuk pada satu tahun terakhir. Ratu adalah penguasa terlama di Inggris dan juga pemimpin tertua di dunia, yang sudah memerintah selama lebih dari 70 tahun lamanya.

Putin ikut menyampaikan belasungkawa terhadap kematian Ratu.

“Peristiwa paling penting dalam sejarah Inggris baru-baru ini terjadi terkait erat dengan nama Yang Mulia (Elizabeth),” pungkas Putin, sumber dari sebuah pernyataan Kremlin, Kamis 8 September 2022 waktu setempat, dikutip dari AFP.

“Selama beberapa dekade, Elizabeth II berhak menikmati cinta dan rasa hormat dari rakyatnya, serta otoritas di panggung dunia,” bebernya.

Baca Juga: Laga Arsenal vs Man City Ditunda, What’s The Problem?

Putin pun menyampaikan pesan buat putra Elizabeth, Pangeran Charles sebagai raja baru Inggris dengan gelar Raja Charles III tersebut.

Pemimpin Rusia tersebut berharap raja baru Inggris itu memiliki “keberanian dan keteguhan” usai kematian ibunya. Pesan disampaikan Putin tidak lama usai pengumuman kematian Ratu Elizabeth.