Dosen UNM Lakukan Diseminasi Pengolahan SDA Bagi Masyarakat Pesisir

Dosen UNM Lakukan Diseminasi Pengolahan SDA Bagi Masyarakat Pesisir

R
Muh Fahrurozi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Barru – Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam tim peneliti, diantaranya Dr. Ernawati S. Kaseng, S.Pi, M.Si., Dr. Pince Salampa, M.Si., Dr. Nahriana, M.Pd., dan Dr. Firdaus W. Suhaeb, M.Si., melakukan diseminasi pengembangan dan pengolahan berbasis Sumber Daya Alam (SDA) bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Senin, 22 Juli 2019.

Kegiatan yang merupakan program kemitraan antara komisi VII DPR RI dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementrian Riset, Penelitian dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) ini diikuti oleh kelompok ibu PKK, wanita tani, dan ibu-ibu Rukun Tetangga (RT) dari tiga kelurahan di Kecamatan Tanete Rilau.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Ernawati S. Kaseng, S.Pi, M.Si., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat mengenai teknologi yang dapat digunakan dalam mengolah hasil SDA yang ada.

“Tujuannya untuk memberi informasi tentang teknologi yang dapat membantu mengolah hasil SDA, seperti alat penggilingan daging ikan, alat bandeng presto, abon ikan, pepes ikan dan otak-otak ikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selain mengenalkan teknologi hidro dan aquaponik yang tepat untuk diterapkan pada daerah pesisir, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan bahan-bahan mentah yang biasa didapatkan pada daerah-daerah pesisir.

Baca Juga

“Pelatihan ini diadakan agar bisa meningkatkan keterampilan masyarakat dalam hal pengolahan seperti pengolahan ikan, ayam dan bebek,” terangnya.

Dosen Pendidkan Teknologi Pertanian (PTP) UNM ini berharap setelah pelaksanaan kegiatan tersebut, para ibu rumah tangga bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaanya agar dapat meningkatkan penghasilan keluarga.

“Kami berharap kelompok ibu rumah tangga dan kelompok tani dapat meningkatkan penghasilan keluarga dan menjadi wirausaha kelompok yang mandiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKK Kecamatan Tanete Rilau, Darma, mengaku senang dengan kebradaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan dapat diterapkan secara mandiri di dusun-dusun maupun pada tempat-tempat ekonomis lainnya.

“Sangat senang ya. Karena ini bisa dilakukan di sekitar dusun atau bisa juga dijual di pasar-pasar. Jadi kita ini ibu-ibu bisa lebih mandiri nantinya,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.