Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi B DPRD Makassar Azwar menyayangkan sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) meminta revisi penurunan target pendapatan APBD Perubahan. Salah satunya, PD Parkir Makassar Raya.
Mestinya, kata dia, target pendapatan harus lebih tinggi dari pendapatan direksi sebelumnya. Bila sama saja, Azwar menuturkan berarti tidak ada perbaikan pengelolaan sama sekali.
Justru lebih miris lagi bila ada yang meminta penurunan target.
“Justru miris kalau ada yang meminta penurunan target, seperti kemarin ada beberapa Perusda. Kita sesalkan kalau minta itu, mestinya berusaha maksimal dulu. Jangan terlalu cepat menyerah apalagi potensi pendapatan kita besar,” ucap Aswar, Selasa, 18 Oktober 2022.
Di sisi lain, ia menilai sejauh ini hanya Perusda Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang memiliki progres yang baik dari segi inovasi.
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- Anggota DPRD Makassar Irwan Hasan Dorong Warga Aktif Laporkan Kendala Layanan di Kecamatan Mariso
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
- Fraksi Gerindra DPRD Makassar Desak Pemkot Segera Tangani Masalah Sampah di TPA Antang
Perusda yang lain, seperti PDAM, PD Parkir, PD Terminal, BPR, hingga PD Pasar masih datar-datar atau belum menunjukkan progres yang lebih baik.
“Saya apresiasi inovasi RPH itu luar biasa, jadi dia membuat abon dari daging, ada usaha mandiri untuk peningkatan PAD, yang lainnya masih datar-datar saja,” tuturnya.
Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar, Yulianti Tomu belum memberikan respons. Terkini telah mencoba menghubungi namun panggilan dialihkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
