1. Fraksi Golkar
Menanggapi pandangan Fraksi Golkar, Bupati menegaskan bahwa belanja modal disusun dengan pendekatan efektif dan sesuai kemampuan fiskal daerah. Belanja pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas, masing-masing minimal 20% dan 10% sebagaimana amanat regulasi.
Pemerintah juga terus mencari strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat.
2. Fraksi Gerindra
Atas catatan terkait efisiensi anggaran dan penguatan PAD, Bupati menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat koordinasi antar-OPD, membentuk Tim PAD, dan meningkatkan pengawasan guna mencegah kebocoran penerimaan daerah.
- Gojek Gelar Pelatihan Sosial Media di Unhas, Hadirkan Influencer Makassar
- Special Screening Badut Gendong di Makassar Dipenuhi Teriakan Penonton
- Calon Peserta Didik SMKN 6 Makassar Lakukan Tes Kesehatan Jelang SPMB 2026
- Akhir Masa Pengabdian, TMMD ke-128 Jeneponto Resmi Ditutup, Hasil Pembangunan Diserahkan ke Pemda
- Asmo Sulsel Kembali Gelar Technical Skill Contest 2026, Cari Mekanik dan Service Advisor Terbaik
3. Fraksi Amanat Bangsa (PAN-PKB)
Fraksi Amanat Bangsa menyoroti pemerataan pembangunan dan kemandirian ekonomi. Menanggapi hal ini, Bupati menegaskan bahwa APBD 2026 akan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan dasar dan pembangunan infrastruktur yang membuka keterisolasian wilayah.
Pemerintah juga berkomitmen memperkuat peran perempuan, perlindungan anak, dan memperluas program pelatihan vokasional serta inkubasi wirausaha muda.
4. Fraksi Demokrat
Menanggapi pandangan Fraksi Demokrat, pemerintah memastikan pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk di wilayah kepulauan dan pedalaman. Pelayanan kesehatan akan diperluas untuk masyarakat yang sulit mengakses fasilitas medis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
