Drama Kursi Sekda Makassar: Danny Pomanto Tantang Pemprov Sulsel

Drama Kursi Sekda Makassar: Danny Pomanto Tantang Pemprov Sulsel

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar – Konflik soal pengisian jabatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar kembali memanas. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menegaskan penolakannya terhadap nama yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

Surat balasan pun tengah disiapkan oleh Danny Pomanto untuk menyampaikan keberatan resminya.

“Surat dari Pemprov sudah saya terima, tetapi tidak sesuai dengan usulan kita. Yang diangkat tidak boleh melanggar aturan,” kata Danny di Balai Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Pemprov Sulsel mengajukan nama Irwan Adnan sebagai Pj Sekda, tetapi Danny dengan tegas menolak.

Irwan, menurut Danny, memiliki rekam jejak kinerja yang tidak memuaskan selama masa jabatannya. Hal ini menjadi alasan utama Danny tidak memperpanjang masa tugas Irwan yang resmi berakhir pada 18 Januari lalu.

Baca Juga

Benturan Kepentingan di Balik Nama Irwan Adnan

Penunjukan Irwan Adnan oleh Pemprov Sulsel menjadi pemicu kekecewaan Danny. Ia menyebut, sebelum surat dari Pemprov diterima, pihak Pemkot telah lebih dulu mengirimkan nama Muhammad Yasir untuk diusulkan sebagai Pj Sekda.

Yasir merupakan Asisten I Pemkot Makassar sekaligus pamong senior yang dianggap memiliki rekam jejak kinerja positif.

“Yasir selama ini memiliki performa yang bagus. Kami usulkan yang terbaik, tapi kalau tidak diterima, kita akan jawab surat Pemprov,” ujarnya.

Kepercayaan Danny kepada Yasir bukan tanpa alasan. Yasir kerap dipercaya mengisi kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemkot Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.