Dugaan Gratifikasi Rp 7 Miliar, Pengacara Eddy: Saya Adalah Penyelenggara Negara

Dugaan Gratifikasi Rp 7 Miliar, Pengacara Eddy: Saya Adalah Penyelenggara Negara

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini nama Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej diadukan IPW soal dugaan menerima gratifikasi senilai Rp 7 miliar.

Lantas Tim pengacara Eddy menjelaskan duduk perkara kasus tersebut.

Pengacara Eddy, Ricky Sitohang, menjelaskan kasus ini berawal saat kliennya bertemu dengan teman lamanya perempuan bernama Anita pada April 2022.

Anita saat itu bercerita soal permasalahan hukum yang melibatkan Helmut Hermawan.

“Di situ dijelaskan Anita bahwa HH punya masalah dengan PT CLM, Citra Lampia Mandiri. Dimohon kepada Pak Profesor (Eddy) untuk menjadi konsultan hukum atau pemerhati hukum atau memberikan guidance tentang masalah penyelesaian kasus tersebut,” kata Ricky. Dikutip dari Detik.com. Rabu, 29 Maret 2023.

Baca Juga

Selain itu, diketahui pula bahwa Tawaran itu ditolak tegas oleh Eddy. Ricky mengatakan kliennya menyadari jabatan sebagai penyelenggara negara hingga menolak permintaan dari Anita.

“Dengan jelas dan tegas, Profesor Eddy menolak. Beliau menyampaikan bahwa saya tidak bisa masuk dalam domain itu. Karena saya adalah penyelenggara negara,” katanya.

Singkat cerita, Anita lalu dikenalkan oleh asisten pribadi Eddy, Yogi Arie Rukmana, kepada pengacara Yosi Andika Mulyadi. Yosie dan Andika lalu sepakat menjalin kerja sama hukum.

“Akhirnya, terjadi kerja sama yang baik, dipilihlah Pak Yosie ini sebagai lawyer-nya. Setelah perjalanan ini, diberikanlah beberapa case fee terhadap Pak Yosie ini untuk menyelesaikan kasus yang ada di CLM,” jelas Ricky.

Di dalam perjalanannya ada kesalahpahaman yang terjadi antara pihak Yosie dan Anita. Yosi lalu mengembalikan fee lawyer yang telah diberikan kepada pihak Helmut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.