Terkini.Id, Jakarta – Hari ini Senin 20 Maret 2023, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan klarifikasi atas tudingan tidak menyenangkan soal dugaan gratifikasi Rp 7 miliar.
Eddy Hiariej sendiri mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12: 54 WIB. Eddy Hiariej datang santai sembari menyapa sejumlah awak media yang hadir di Gedung Merah Putih KPK.
“Saya mau klarifikasi di KPK, tunggu sebentar ya, terima kasih,” kata Eddy, Senin 20 Maret 2023, dilansir Suara.com jaringan Terkini.Id.
Eddy Hiariej datang ke KPK bersama asisten pribadinya atau asprinya yakni Yogi Arie Rukmana dan Yoshi Andika Mulyadi.
Eddy datang ke KPK menggunakan kemeja putih dan tampak santai. Eddy sendiri dijadwalkan bertemu dengan Direktur Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK yaitu Tomi Murtomo.
- Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wamenkumham Eddy Hiariej Resmi Mengundurkan Diri
- Bareskrim Polri Resmi Tahan Archi Bela, Keponakan Wamenkumham Eddy Hiariej
- Bareskrim Polri Klaim Selidiki Kasus Pencemaran Nama Baik yang Diduga Dilakukan IPW
- Wamenkumham Sebut Dugaan Korupsi yang Dituduhkan IPW Terhadapnya Tendensius
- Fadli Zon Sindir Respon Wamenkumham Terkait Kasus Ferdy Sambo: Tutup Mata Atas Kejahatan
Sebelumnya, Pemilik PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Jumiatun Van Dongen melalui suaminya Willem Jan Van Dongen mengaku telah melaporkan rekan dari mantan Direktur Utama PT CLM Helmut Hermawan ke Bareskrim Polri.
Willem mengaku pelaporan terhadap rekan Helmut, yakni Thomas Azali karena diduga memalsukan tanda tangan Jumiatun Van Dongen untuk merebut saham PT Asia Pacific Mining Resources (APMR). PT APMR merupakan induk usaha PT CLM.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
