Dukung pertanian wilayah perbatasan, Polbangtan Gowa kembali akan mengirimkan mahasiswa pendamping

Proses Rekrutmen Mahasiswa Pendamping Wilayah Perbatasan.

Tidak akan lama lagi Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa khususnya semester V pada tahun ke tiga ini, akan dikirim kembali ke Kalimantan Barat tepatnya di Kecamatan Paloh untuk melaksanakan PKL serta kegiatan pendampingan mahasiswa di wilayah perbatasan.

Di ruang rapat Polbangtan Gowa, sebanyak 36 mahasiswa pada jurusan pertanian dan jurusan peternakan mengikuti seleksi selama 1 harı untuk ditempatkan di wilayah perbatasan untuk mengikuti kegiatan pendampingan wilayah perbatasan. Sabtu (15/02).

Beberapa item yang ditanyakan penguji kepada mahasiswa, termasuk keterampilan yang dimiliki, motivasi mengikuti program pendampingan, tujuan mengikuti program pendampingan, tingkat pemahaman program pendampingan, komitmen penuh terhadap tugas, memiliki kemampuan menjalankan tugas dan memiliki kemauan kuat.

Dr. Ir. Kartika Ekasari Z, M.Si selaku wakil Direktur I yang membidangi akademik dan kerjasama, mengatakan bahwa rekruitmen ini adalah tindak lanjut dari hasil penandatanganan nota kesepahaman antara Polbangtan Gowa bersama Pemerintah Kabupaten Sambas beberapa waktu yang lalu.

Nantinya mahasiswa akan di tempatkan di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Selama 3 bulan, mahasiswa tersebut akan melakukan kegiatan PKL yang disinergikan dengen kegiatan pendampingan khususnya pada wilayah perbatasan. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keseriusan dan kemampuan mahasiswa yang akan ikut pada program pendampingan di wilayah perbatasan, karena hal ini juga akan berkaitan dengan program kementerian pertanian dan program pemerintah Kabupaten Sambas,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan ini juga nantinya akan membantu pengembangan SDM pada wilayah perbatasan dengan sinergi pada program pemerintah Kabupaten Sambas. Mahasiswa juga nantinya akan melakukan kegiatan penyuluhan pertanian dan peternakan (PKL II), juga pendampingan pada komoditas strategis pertanian. Diharapkan mahasiswa bisa belajar bersama petani dengan mengkolaborasikan ilmu yang didapatkan dalam perkuliahan dan tetap memperhatikan kearifan lokal atau kebiasaan masyarakat tani yang berada didaerah Sambas. (MUZ).

Komentar

Rekomendasi

Tim Satgas Unhas Bikin Pusat Informasi Covid-19

Lawan Corona, Mahasiswa KKN UINAM di Bulukumba Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah Corona, Mahasiswa KKN UINAM Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Desa Datara Gowa

Begini Cara Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Isi Waktu Saat di ‘Rumah Saja’

Makin Mewabah, Polbangtan Gowa Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh Di Gerbang Masuk Area Kampus

Mahasiswa UINAM Terpaksa Kuliah Online karena Wabah COVID-19

Direktur Polbangtan Gowa Bagi-bagi Masker, Vitamin Sekaligus Makan Bubur Kacang Ijo & Sarabba Bareng THL, Satpam dan Supir

Alumni FKG Unhas Sumbang Chamber Sterilizer untuk Rumah Sakit Sayang Bunda

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar