Terkini.id, Makassar – Upaya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi sampah mendapat dukungan dari DPRD Kota Makassar.
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Bidang Ekonomi dan Keuangan, Mario David, menyampaikan bahwa persoalan utama yang jadi kendala sulitnya retribusi ditingkatkan karena tidak ada regulasi yang jelas.
Mario mengungkapkan, saat ini dewan tengah merancang 3 Ranperda yang telah masuk pada Program legislasi Daerah (Prolegda) Kota Makassar, yaitu Retribusi Jasa Umum, Khusus, dan Usaha.
“Jika ini sudah rampung, itu retribusinya kita bisa naikkan karena sudah ada payung hukum, kalau ini baik kita bisa pastikan proyeksi Rp86 milliar itu bisa kita capai,” kata Mario, 31 Mei 2021.
Sekadar informasi, potensi retribusi sampah di Kota Makassar bisa mencapai Rp86 milliar per tahun. Itu sesuai perhitungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar.
- Lewat SiAKSES, Proper Sekretariat DPRD Makassar Ubah Layanan Keuangan Jadi Serba Real-Time
- BAST Renovasi Ditandatangani, DPRD Makassar Segera Tempati Gedung di Kantor Lama
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
Sekretaris Bapenda Makassar, Ibrahim Akkas, mengungkapkan jumlah tersebut diperoleh usai pihaknya melakukan penjajakan jumlah Kepala Kelurga (KK) beserta jenis bangunan yang ada.
“Jadi kita lihat berapa jumlah KK di Makassar, terus kita kalikan retribusinya. Itu hasil kalkulasi ada potensi sampai Rp86 Milliar,” kata Ibrahim.
Kewenangan sepenuhnya berada di kecamatan, potensi retribusi tersebut diharapkan benar-benar mampu dicapai agar target PAD Rp2 triliun bisa secepatnya dicapai.
Hingga saat ini retribusi yang ada masih sangat jauh dari potensi sehingga dianggap perlu lebih dioptimalkan.
“Jadi jangan hanya Bapenda saja yang jadi tulang punggung, ini sektor-sektor lain masih memiliki potensi yang tinggi, harus dioptimalkan supaya kita bisa secepatnya menuju PAD Rp2 triliun,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
