Ekonom Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Proyek Kurang Menguntungkan, Bagaimana Pak Erick?

Ekonom Faisal Basri Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Proyek Kurang Menguntungkan, Bagaimana Pak Erick?

R
Dias
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dinilai ekonom senior, Faisal Basri adalah proyek yang kurang menguntungkan. Bahkan, ia menilai jika sampai kiamat pun tidak akan balik modal. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, memberikan tanggapan soal komentar Faisal Basri tersebut.

Melansir detikcom, Erick mengatakan infrastruktur memang akan lama pengembalian investasinya. Bahkan Erick bilang, bisa jadi manfaat dari kereta cepat ini bisa jadi dirasakan oleh generasi berikutnya.

“Kalau infrastruktur konteksnya memang lama ya. Mungkin yang rasakan setelah kita meninggal, anak atau cucu kita,” ungkap Erick dalam acara Kick Andy Show, dikutip dari detikcom, Senin, 15 November 2021.

Kata Erick, pernyataan Faisal Basri tak sepenuhnya salah. Hanya saja, ada perbedaan persepsi antara permintaan dan penawaran antara pihaknya dan Faisal Basri.

Baca Juga

“Saya nggak bilang statement pengamat itu salah, tapi ada persepsi antara pola pikir berbeda antara pemikiran supply dan demand,” ungkap Erick.

“Nah ini jadi kontroversi saya nggak mau debat ekonomi, saya kerja bukan ahli ekonomi,” lanjutnya.

Erick bilang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tetap harus berjalan dan diselesaikan. Saat dirinya menjabat saja, proyek ini sudah berjalan hingga 60 persen.

Lebih lanjut, Erick menilai jika sudah banyak uang yang dikeluarkan pada proyek ini, sehingga akan sangat mubazir bila harus dihentikan.

Dia mengatakan banyak cara untuk membuat proyek ini menguntungkan. Misalnya saja, kereta dijadikan sebagai pengangkut barang.

“Cuma kereta cepat ini dilihat harus diselesaikan dan banyak cara yang bisa dilakukan. Kereta yang ada hari ini bisa jadi kereta barang misalnya kita nggak ada lho kereta barang logistik,” ungkap Erick.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.