Eksekusi Abal-abal GMTD di Lahan Sengketa Vs Kalla, Kuasa Hukum Tuding James Riady Cuci Tangan

Eksekusi Abal-abal GMTD di Lahan Sengketa Vs Kalla, Kuasa Hukum Tuding James Riady Cuci Tangan

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Pemerintah Kabupaten Gowa: 6,5%

Yayasan dan publik: sisanya.

Komposisi ini menunjukkan bahwa Lippo Group merupakan pemegang saham pengendali GMTD, sesuai ketentuan Pasal 1 angka 29 POJK 10/2022.

Kendali dan Pengaruh Lippo di GMTD

Kuasa Hukum Kalla juga menyebut, susunan direksi dan komisaris PT GMTD didominasi oleh individu yang memiliki latar belakang dari Lippo Group, baik yang pernah maupun yang masih aktif bekerja di dalam kelompok usaha tersebut.

Selain kepemilikan, pengaruh Lippo juga tampak nyata melalui berbagai proyek strategis di kawasan Tanjung Bunga. Sejumlah fasilitas utama di kawasan GMTD menggunakan merek Lippo, seperti Siloam Hospitals, Sekolah Dian Harapan, dan Global Trade Center (GTC) Makassar.

Baca Juga

Kehadiran fasilitas-fasilitas tersebut menegaskan bahwa arah pengembangan kawasan berada dalam ekosistem bisnis Lippo Group — mencakup sektor ritel, kesehatan, pendidikan, hingga perumahan.

Eksekusi Lahan oleh Pihak Lippo

Indra Yuwana dari Lippo memimpin langsung tindakan eksekusi di lapangan pada Senin, 3 November 2025, didampingi oleh Mayjen TNI Achmad Adipati Karna Widjaya, yang mengaku sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Minimnya Manfaat bagi Pemerintah Daerah

Kalla menyebut, meskipun pemerintah daerah memiliki sebagian saham di GMTD, dividen yang diterima sangat kecil.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 Januari 2024, Wali Kota Makassar saat itu, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, menyatakan bahwa kehadiran GMTD tidak memberikan dampak ekonomi signifikan kepada pemerintah daerah, bahkan saham Pemda mengalami dilusi.

Sebagai ilustrasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki 13% saham hanya menerima dividen sebesar Rp58 juta untuk tahun buku 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.