Meski Indonesia Memasuki Masa Endemi Covid-19, Masker Tetap Wajib Digunakan Bagi Warga dengan Kriteria Ini

Terkini.id, Jakarta – Bisa dikatakan Indonesia sudah memasuki masa transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi, seperti yang disinggung oleh Satgas Covid-19. Dan seperti yang sudah diketahui Presiden Jokowi sudah melonggarkan aturan pemakaian masker di Indonesia pada Selasa 17 Mei 2022 di Instana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Tetapi tetap saja pandemi belum bisa dikatakan selesai karena yang berwenang menyatakan hal itu adalah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Kita sudah masuk ke dalam transisi menuju ke endemi. Pandeminya kan secara global memang belum selesai. Itu ditentukan oleh WHO dan kita sudah masuk ke dalam masa transisi,” ujar juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual ‘Pelonggaran Kewajiban Pemakaian Masker dan Aturan Perjalanan Dalam dan Luar Negeri’, Selasa 17 Mei 2022.

Disadur dari detik.com, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa proses transisi dari pandemi menuju endemi membutuhkan kesadaran masyarakat. Seperti contoh, jika seseorang merasa sedang tidak enak badan, mengalami gejala pilek, batuk, demam atau bahkan diare sebaiknya jangan dulu keluar rumah. Karena dikhawatirkan dapat menularkan kepada orang lain.

Baca Juga: Update Covid-19 Sabtu 25 Juni, Tambah 1.831 Kasus Baru

“Pentingnya transisi pandemi ke endemi adalah kesadaran masyarakat. Kalau yang bersangkutan sakit ya harus istirahat, kalau juga sakitnya bisa menularkan seharusnya dia tidak kemana-mana, tetap di rumah supaya tidak menularkan ke rekan-rekan yang bersangkutan di tempat-tempat lain,” ujar Menkes.

Dan perlu juga diperhatikan bahwa pelonggaran penggunaan masker tidak diperuntukkan untuk semua warga. Warga dengan kondisi badan yang sehat serta imun yang kuat boleh untuk tidak memakai masker di ruangan terbuka, jika di ruangan tertutup alangkah baiknya jika tetap menggunakan masker.

Baca Juga: Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru

Dan menurut pengumuman Presiden Jokowi pada pelonggaran aturan pemakaian masker, warga dengan gejala batuk, pilek dan demam wajib tetap memakai masker.

“Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas,” ujar Jokowi dalam siaran langsungnya, Selasa 17 Mei 2022.

“Demikian juga untuk masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” lanjutnya.

Baca Juga: Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru

Karena meskipun penanganan Covid-19 sudah baik dan menuju endemi, tetap saja Indonesia sedang dalam keadaan waspada terhadap penyakit baru hepatitis akut yang dikatakan misterius. Karena penyebab pastinya belum diketahui sampai sekarang.

Namun tidak menutup kemungkinan penularannya bisa terjadi lewat udara. Menurur dr.Syahril penyakit saat ini sebagian besar dapat menular melewati udara seperti halnya penyakit Covid-19. Sehingga dianjurkan pada tempat-tempat dengan ruangan yang tertutup seperti kendaraan umum atau fasilitas umum sebaiknya tetap memakai masker dan jangan lupa tetap rutin mencuci tangan.

Bagikan