Masuk

Enggan Dibayar Stasiun Televisi, Deolipa Yumara: Saya Tak Mau Terikat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sosok Deolipa Yumara kini telah dikenal luas publik usai menjadi pengacara dari tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer.

Kendati sudah tak lagi menjadi kuasa hukum Bharada E, namun Deolipa Yumara masih kerap tampil di layar televisi.

Di balik penampilannya yang sederhana, pria berambut ikal itu ternyata orang kaya atau biasa disebut dengan istilah Crazy Rich.

Baca Juga: Mantan Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Ternyata Crazy Rich

Pasalnya, Deolipa Yumara memiliki 10 kavling rumah pribadi. Lantaran sudah kaya, Deolipa pun diketahui kerap menolak dibayar oleh stasiun televisi.

Hal tersebut terungkap lewat unggahan akun Instagram @rumpi_gosip, seperti dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id, Sabtu 24 September 2022.

“Ini bukan cuma orang pintar, tapi beliau juga orang kaya terbukti dia salah satu bintang tamu yang enggak mau dibayar,” ujar si pembawa acara.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Dipolisikan Terkait Berita Hoax Kasus Brigadir J

Ketika ditanya mengapa tak mau dibayar saat diundang di televisi, Deolipa menyebutkan bahwa jika sudah dibayar dia akan merasa terikat.

“Sekali aku dibayar aku kan terikat, nanti kaya utang budi, aku kan biasa cari uang sendiri, o ya kan kita orang kaya,” canda Deolipa.

Deolipa pun mengungkapkan bahwa orangtuanya adalah seorang pensiunan angkatan laut.

Sementara di cuplikan video lainnya, tampak Deolipa berjalan-jalan di area rumahnya. Saat ditanya ada berapa kavling rumah pribadinya, Deolipa menjawab bahwa rumahnya ada 10 kavling.

Baca Juga: Pengacara Keluarga Brigadir J Dipolisikan, Ini Penyebabnya

“Jadi kalau dirumahkan harusnya 14 rumah ya bang? berarti abang sultan Depok?” tanya seorang perempuan di balik video tersebut.

“Enggak biasa aja,” jawab Deolipa Yumara.