Eratkan Silaturahmi di Tengah Pandemi, DPP KKB Gelar Halal Bihalal Virtual

DPP KKB gelar Halal bihalal secara virtual

Terkini.id, Makassar – Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB) menggelar halal bihalal secara virtual dalam suasana Idul Fitri dengan tajuk “Membangun Bulukumba di Era Disrupsi Teknologi dalam Suasana Pandemi”.

Acara yang diawali dengan pembacaan Kitab Suci Alquran ini diikuti oleh Bupati Bulukumba beserta jajarannya, Imam Besar New York Ustadz Shamsi Ali yang juga sebagai pembawa hikmah Halal Bihalal, kemudian mantan Ketua Umum DPP KKB, sejumlah Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pakar beserta pengurus Kerukunan Keluarga Bulukumba seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri.

Pantauan terkini.id sebelum acara dimulai, kerinduan akan bertemu, bertatap, saling berjabat langsung terbaca dari para peserta halal bihalal DPP KKB yang digelar secara virtual ini.

Bahkan saling sapa pun antara sesama warga Bulukumba yang ada di perantauan begitu mewarnai ruang virtual.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB), Drs H Andi Badi Sommeng, M.Si mengatakan pandemi Covid-19 membuat hari raya Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi silaturahmi tetap dapat digelar dengan memanfaatkan teknologi.

Menarik untuk Anda:

“Dengan kemajuan teknologi kita bisa melaksanakan halal bihalal secara virtual, secara daring, dan harapannya tidak memengaruhi makna kebersamaan dan silaturahmi warga Bulukumba yang ada di tanah rantau maupun dengan pemerintah daerah untuk saling mendukung di tengah Pandemi Covid-19,” terangnya.

Andi Badi juga menyampaikan sejumlah program yang diselenggarakan DPP KKB selama Pandemi Covid-19 maupun selama bulan Ramadan.

Beberapa diantaranya kata Badi adalah pembagian masker di Makassar, Gowa dan sekitarnya bahkan di Bulukumba sendiri. Selain itu juga melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian sembako baik kepada warga perantau, warga di Bulukumba maupun mahasiswa yang tidak mudik.

“Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pengurus DPP KKB maupun dewan pembina dan penasehat serta pada donatur yang telah ikut serta dalam program DPP KKB Peduli. Terima kasih juga kami ucapkan kepada pemerintah Kabupaten Bulukumba yang senantiasa mendukung program-program dari DPP KKB,” urainya.

Sedangkan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB) Hendra Fachri menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta halal bihalal baik dari KKB maupun pemerintah daerah Kabupaten Bulukumba.

“Kami berharap agenda seperti ini rutin dilakukan agar sinergi antara pemerintah Kabupaten Bulukumba dan warga Bulukumba di tanah rantau bisa semakin erat dan tentunya silaturahmi tetap terjamin meski berad di tengah Pandemi,” terangnya.

Senada dengan salah satu peserta Halal Bihalal Virtual DPP KKB asal Bontang, Kalimatan Timur mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan KKB ini.

“Syukur Alhamdulillah bisa bertemu dan bersua dengan saudara saudari kami yang ada di tanah rantau. Saya juga sangat senang bisa mendengar tausiyah dan pencerahan dari Ustad Shamsi Ali,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri A Sappewali dalam sambutannya terlebih dahulu menyapa warga Bulukumba yang ada di tanah rantau.

Menurutnya, melalui halal bihalal yang diselenggarakan DPP KKB, dirinya juga mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh warga dan anggota Kerukunan Keluarga Bulukumba di mana pun saudara berada.

Tentunya, melalui halal bihalal secara virtual ini, tidak mengurangi esensi dari silaturrahim dan kebersamaan kita semua sebagai orang Bulukumba.

“Mari tetap merekatkan tali silaturrahim diantara kita semua, menjaga kebersamaan dan persatuan, saling membantu, saling menguatkan, dan tetap peduli antar sesama warga Bulukumba,” pungkasnya.

Disebutkan juga bahwa sebagai sebuah entitas masyarakat Bulukumba yang berada di luar Kabupaten Bulukumba, Ia mengajak yang terhimpun dalam wadah Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) untuk senantiasa memberikan perhatian terhadap perkembangan dan kemajuan Kabupaten Bulukumba, khususnya dalam menghadapi suasana pandemi Covid-19 ini yang memberikan dampak di berbagai sektor.

“Selama pandemi, ada sekitar 360-an orang pekerja di rumahkan dari beberapa sektor usaha seperti perhotelan, rumah makan, toko, perusahaan konstruksi atau pengemban perumahan. Begitu pula pada sektor UMKM, ada sekitar 4 ribuan UMKM yang terdampak ovid-19,” terangnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sambangi Lokasi Kebakaran, Komunitas ORANGe Muda Bantu Korban

Personel Brimob Batalyon A Pelopor Donor Darah, Meriahkan Hari Bhayangkara Ke- 74

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar