Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi mengomentari soal perbedaan sikap antara dua pentolan Partai Gerindra yakni Fadli Zon dan Rahayu Saraswati terkait pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI).
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Januari 2021, Eko Kuntadhi menilai Fadli Zon menentang dengan gigih terkait pembubaran FPI.
Sementara Saraswati, kata Eko, setuju dengan langkah pemerintah yang membubarkan ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab itu.
“Fadli Zon membela FPI dengan gigih. Pentolan Gerindra yang lain, Rahaya Saraswati setuju FPI dibubarkan,” cuit Eko Kuntadi.
Ia pun meyakini bahwa suara asli dari Partai Gerindra terkait FPI tersebut adalah suara Fadli Zon dan bukannya Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Saraswati Rahaya.
- Tip Penting Sebelum Membeli Mobil Listrik: Paling Penting Perlindungannya
- Unhas Tetapkan Tim Penasihat Bisnis PT Haldin Metavisi Akademika, Berikut Nama-namanya
- Tingkatkan Kualitas SDM dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Jeneponto Gelar Pelatihan Barbershop dan Perkoperasian
- Daya Motor Palopo Gelar Turnamen Domino di Luwu Timur, Ratusan Peserta Ramaikan Kompetisi
- Dokter Internship dari Unhas Meninggal Dunia, dr Siti Zahra Maghfira Ditemukan Usai Terjatuh
Oleh karenanya, Eko Kuntadhi menganggap Gerindra juga mendukung FPI seperti halnya Fadli Zon.
“Gue sih, percaya suara Gerindra yang asli, ya suaranya Fadli Zon. Sebagai pendukung gigih FPI,” tuturnya.
Menurutnya, Saraswati hanya sekedar basa basi mendukung pemerintah membubarkan FPI karena merasa tidak enak dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang telah masuk di lingkaran kabinet pemerintahan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
“Suara Saras sekadar basa-basi, gak enak Prabowo sudah jadi Menhan,” kata Eko Kuntadhi.
Sebelumnya, Fadli Zon membantah pernyataan Waketum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang menyatakan Partai Gerindra mendukung kebijakan pemerintah membubarkan kelompok intoleran.
Lewat cuitannya di Twitter, Fadli menyertakan tautan salah satu media online yang mewartakan dirinya berbeda suara dengan Saraswati yang mendukung pembubaran FPI.
“Tidak ada putusan gerindra mendukung pembubaran organisasi tanpa proses pengadilan,” cuit Fadli Zon menandai Twitter Gerindra.
Menurut Fadli Zon, Indonesia sebagai negara hukum harus tetap menjunjung tinggi konstitusi dan juga Undang-Undang.
“Sebagai negara hukum tetap harus menjunjung tinggi konstitusi dan UU,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
