Faizal Assegaf: Dedengkot NU Makin Bego, Sadarlah Sebelum Kalian Punah

Terkini.id, Jakarta – Kritikus politik, Faizal Assegaf kembali melontarkan sindiran keras bernada ejekan terhadap Ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama atau NU.

Faizal Assegaf lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 18 Desember 2021, menyebut para dedengkot NU semakin bego alias bodoh.

“Dedengkot & hulubalang NU makin bego! Klaim besar, otak kerdil,” cuit Faizal Assegaf.

Baca Juga: Sentil Cak Imin, Yenny Wahid: Harusnya Jalin Hubungan Baik dengan...

Selain itu, Faizal juga menilai gaya NU yang disebutnya merupakan ormas abal-abal hanya jago melawak saja.

“Gaya kalian dengan ormas abal-abal NU cuma jago lawakan aja,” kata Faizal Assegaf.

Baca Juga: Tuding Keras Banser NU, Netizen: Mereka Cinta Yahudi dan Syiah

Menurutnya, zaman saat ini sudah bergerak maju namun NU masih saja berputar-putar dalam ‘tempurung’.

“Zaman sudah bergerak maju, kalian masih berputar-putar dalam tempurung,” tuturnya.

Ia pun meminta kepada dedengkot NU agar segera sadar dengan kebodohan mereka lantaran menurutnya, hal itu semakin umat tak menghargai mereka.

Baca Juga: Tuding Keras Banser NU, Netizen: Mereka Cinta Yahudi dan Syiah

“Pantas aje umat makin ga respek dgn kebodohan kalian! Sadarlah, sebelum kalian punah,” tegas Faizal Assegaf.

Diwartakan sebelumnya, Faizal Assegaf lewat kicauannya di media sosial juga melontarkan sindiran keras kepada Ketua Umum Pengurus Besar NU KH Said Aqil Siradj.

Sindiran keras kepada Kiai Said Aqil tersebut dilontarkan Faizal Assegaf menanggapi sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Said Aqil: Saya Masuk, Duit NU Rp 500 Juta, Sekarang Rp 1,8 Triliun’.

Terkait pemberitaan itu, Faizal pun menyebut Said Aqil telah memamerkan kebodohannya di depan umat.

Hal itu pun, menurut Faizal, membuktikan bahwa NU merupakan organisasi masyarakat yang tidak jelas alias ormas abal-abal.

“Pamer kebodohan pada umat, kian terbukti sebagi ‘ormas abal-abal’,” cuit Faizal Assegaf.

Tak hanya itu, Faizal Assegaf juga menuding pimpinan NU Pusat tersebut adalah sosok yang gemar jualan ayat dengan proposal recehan.

“Gemar jualan ayat dengan aneka proposal recehan. GOBLOK!,” ujarnya.

Bagikan