Terkini.id, Jakarta – Kritikus politik, Faizal Assegaf melontarkan sindiran pedas kepada rezim Joko Widodo alias Jokowi.
Faizal Assegaf menilai bahwa rezim Jokowi tidak berbeda jauh dengan rezim Rajapaksa di Sri Lanka.
Sekedar informasi, rezim Rajapaksa didesak mundur oleh rakyat Sri Lanka karena dianggap gagal mengurus negara.
Hal ini dikatakan Faizal Assegaf saat mengomentari soal Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas yang meminta rakyat memilih anaknya saat bagi-bagi minyak gratis.
Faizal Assegaf menilai Zulhas meniru Presiden Jokowi yang ugal-ugalan dan norak dalam bernegara.
- Singgung Rezim Jokowi, Ulama Aswaja Tapal Kuda: Rakyat Tidak Pantas Miskin
- Helmi Felis: Astagfirullah, Rezim Ini Tidak Ingin Rakyat Sejahtera
- Siap Aksi Besar-besaran 11 April 2022, Nicho: Hancurkan Rezim Penghamba Oligarki Budak Kartel
- Harga Minyak Dunia Anjlok tapi Pertamax Tidak Turun, Politisi Demokrat Sindir Rezim: Kok Jadi Terlihat Hobby Banget 'Menyiksa' Rakyat?
- Sindiran Keras Rizal Ramli: Rezim Ini Paling Brutal dalam Menaikkan Harga-Harga dan Tarif yang Memberatkan Rakyat
“Zulhas niru Jokowi, contoh ugal-ugalan dan norak dalam bernegara. Ikan busuk dari kepala,” kata Faizal Assegaf melalui akun Twitter @Uki23, seperti dikutip terkini.id pada Kamis, 14 Juli 2022.
Faizal Assegaf pun menilai bahwa pemandangan politik seperti ini membuat rakyat menilai rezim Jokowi bermental bobrok dan memalukan.
“Panorama politik kekuasaan gituan makin meyakinkan rakyat bhw JKW & pembantunya tidak lebih komplotan pejabat bermental bobrok & sangat memalukan,” katanya.
“Beda tipis dengan rezim Rajapaksa di Sri Lanka,” sambung Faizal Assegaf.
Bersama cuitannya, Faizal Assegaf membagikan cuitan Direktur Eksekutuf Centre of Youth and Population Research (CYPR), Dedek Prayudi.
Dalam cuitannya, Dedek Prayudi mengkritik Zulhas yang meminta masyarakat memilih anaknya dalam sebuah acara bagi-bagi minyak gratis.
Dedek Prayudi menilai Zulhas telah mengkampanyekan anaknya menggunakan mandat yang diberikan kepadanya.
“Waktu pak Zulhas menjabat sebagai Menteri Kehutanan, Indonesia mendapat predikat negara dengan laju deforestasi tercepat di dunia,” kata Dedek Prayudi.
“Sekarang baru seumur jagung jadi Mendag, malah curi start kampanye politik buat anaknya. Malah menggunakan area mandat penugasannya,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
