Terkini.id, Maros – Hendra (35) salah satu warga Maros yang melintas di sekitar bandara lama mengaku menyaksikan langsung fenomena hujan es tersebut. Ia mengaku kaget atas peristiwa tersebut.
“Saya baru pertama kali menyaksikan fenomena semacam ini terjadi di Maros,” kata Hendra, Senin, 9 November 2020.
Melihat peristiwa langka tersebut, Hendra mengatakan dirinya langsung menghentikan kendaraan dan langsung berdoa.
“Saya berharap ini pertanda yang baik,” ungkapnya.
Ia menceritakan pada saat itu dirinya hendak ke Makassar dan melihat langit memang sudah agak gelap. Namun, dirinya tak menyangka akan terjadi hujan es.
- Ketua Purna Paskibra Makassar Tegaskan Nasionalisme Tak Ditentukan oleh Etnis!
- Kelolaan Emas BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram, Berat Transformasi Digital Bulion Bank
- Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Dukung Generasi Muda Indonesia dan Berdaya
- Dian Ayu Pratiwi Satria, Hadir di Tengah Warga Kalimporo, Reses Jadi Jembatan Aspirasi Nyata
- Lion Group Hadirkan Promo Cashback hingga Umrah lewat Event BookCabin Travel Fair
“Saya sudah menyiapkan mantel ke Makassar tapi pas hujan ada es-nya. Itu yang bikin saya kaget. Sepanjang hidup saya baru menyaksikan peristiwa seperti ini,” pungkasnya.
Dilansir dari Idntimes.com, Prakirawan BBMKG Wilayah IV Makassar, Hanafi menjelaskan penyebab hujan disertai butiran es tersebut. Ia mengatakan hal itu bisa terjadi.
“Awan itu terdiri dari zat padat, zat cair, kemudian berupa gas. Di puncak awan itu ada kristal-kristal es. Pada kondisi tertentu ada angin mengarah ke bawah mendorong kristal es tersebut,” kata Hanafi.
Hanafi mengungkapkan, salah satu faktor terjadinya hujan disertai butiran es karena kepadatan kristal di awan yang menggumpal belum sempat melebur dan menjadi cair.
“Sehingga angin yang bertiup mendorong massa awan yang padat,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
