Terkini.id, Maros – Hendra (35) salah satu warga Maros yang melintas di sekitar bandara lama mengaku menyaksikan langsung fenomena hujan es tersebut. Ia mengaku kaget atas peristiwa tersebut.
“Saya baru pertama kali menyaksikan fenomena semacam ini terjadi di Maros,” kata Hendra, Senin, 9 November 2020.
Melihat peristiwa langka tersebut, Hendra mengatakan dirinya langsung menghentikan kendaraan dan langsung berdoa.
“Saya berharap ini pertanda yang baik,” ungkapnya.
Ia menceritakan pada saat itu dirinya hendak ke Makassar dan melihat langit memang sudah agak gelap. Namun, dirinya tak menyangka akan terjadi hujan es.
- Kasus Jalan Kontroversial 11,4 Miliar, Polres Jeneponto Panggil Kabid Bina Marga, Konsulta Hingga Pelaksana
- Tim Resmob Polres Jeneponto Tangkap Dua Pengedar Miras Ballo Ilegal, Warga Gowa
- Munafri-Aliyah: Digitalisasi Pemkot Makassar Harus Berdampak Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
- Putri Dakka Selangkah Lagi Jadi Anggota DPR RI, Gantikan Rusdi Masse
- Hari Pertama Sekolah di Bulukumba, Andi Utta Ingatkan Bahaya Bullying dan Kekerasan Seksual
“Saya sudah menyiapkan mantel ke Makassar tapi pas hujan ada es-nya. Itu yang bikin saya kaget. Sepanjang hidup saya baru menyaksikan peristiwa seperti ini,” pungkasnya.
Dilansir dari Idntimes.com, Prakirawan BBMKG Wilayah IV Makassar, Hanafi menjelaskan penyebab hujan disertai butiran es tersebut. Ia mengatakan hal itu bisa terjadi.
“Awan itu terdiri dari zat padat, zat cair, kemudian berupa gas. Di puncak awan itu ada kristal-kristal es. Pada kondisi tertentu ada angin mengarah ke bawah mendorong kristal es tersebut,” kata Hanafi.
Hanafi mengungkapkan, salah satu faktor terjadinya hujan disertai butiran es karena kepadatan kristal di awan yang menggumpal belum sempat melebur dan menjadi cair.
“Sehingga angin yang bertiup mendorong massa awan yang padat,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
