Terkini.id, Maros-Anggota DPRD Kabupaten Maros dari Dapil 2 Bontoa Lau akan mengawal aspirasi masyarakat terkait kesulitan masyarakat Bontoa mendapatkan air bersih.
Hal ini di sampaikan di depan tokoh masyarakat Bontoa yang hadir pada saat dialog publik di Labo Coffe yang di selenggarakan oleh Pemuda Tanah Gersang, dan anggota dewan juga menyepakati surat pernyataan yang di rumuskan bersama pada saat dialog publik Kamis, 17 Oktober 2019 malam atau Jumat, 18 Oktober 2019
Turut hadir sebagai narasumber DPRD Kabupaten Maros dari Dapil 2 yakni Andi Rijal Abdullah (Fraksi PAN), Rahmat Hidayah (Fraksi PKS) dan Muh Nasir (Fraksi PKB) serta To Wadaeng Kepala Bappeda Kabulaten Maros, sementara H. A. Syarifuddin B (Fraksi Golkar) tidak sempat hadir karena ada kegiatan reses dan H Muh Yusuf Damang (Fraksi Gerindra) tidak sempat hadir dikarenakan ada agenda munas Partai Gerinda di Jakarta.
Rahmat Hidayat, salah satu Anggota Dewan DPRD Kabupaten Maros mengatakan berkomitmen mengawal apa yang menjadi aspirasi masyarakat.
“Yang menjadi poin kami dari DPRD Kabupaten Maros Dapil 2 Bontoa Lau yaitu sesuai surat pernyataan yang telah di tandatangani,” terangnya.
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
- Pakai Garuda dan Saudia Airlines, Tazkiyah Berangkatkan 217 Jemaah Haji Khusus pada 3 Mei
- Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis
- Celebes Padel Hub Resmi Dibuka di Summarecon Mutiara Makassar
- Asesmen BAN-PT di Unismuh Makassar, Rektor Tegaskan Transformasi dan Internasionalisasi
“Ada 6 poin kami semua sepakat bahwa siap mengawalnya, yang menjadi topik malam hari ini yaitu solusi air bersih. Kami bersama-bersama dengan 5 anggota dewan dari Dapil 2 ini, berkomitmen untuk merealisasikan dan kami berharap akan tertuang di dalam APBD Tahun 2020 hingga 2024 nantinya,” ungkapnya.
Rahmat Hidayat menambahkan, semoga ke depan kita membahas soal perencanaan pembangunannnya agar masyarakat segera merasakan air bersih.
“saya berharap ke depan bukan hanya membahas solusi tapi membahas perencanaan pembangunannya agar masyarakat segera merasakan air bersih dan beberapa tadi kami mendapatkan solusi dari tokoh-tokoh masyarakat,” tambahnya
Sementara, Muh. Nasir yang juga Anggota Dewan dari Dapil 2 mengatakan akan berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat.
“saya siap memperjuangkan terkait masalah krisis air bersih dan kami tetap berkordinasi dengan Anggota Dewan terpilih untuk memperjuangkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Maros, dan saya berharap apa yang di alami warga Bontoa semoga ke depannya tidak lagi mengalami kesulitan air bersih,” ungkapnya.
Nampak di lokasi alotnya perdebatan terkait air bersih di Bontoa anggota dewan Andi Rijal Abdullah meninggalkan lokasi, saat hendak meninggalkan lokasi memberitahukan bahwa ada agenda lain akan dikunjunginya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
