Soal Anies Baswedan, Ferdinand Hutahaean: yang Begini Mau Jadi Capres, Edan

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean selaku mantan politisi Partai Demokrat memberikan tanggapannya tentang keadaan Jakarta saat ini.

Lebih lanjut lagi, menurut Ferdinand Hutahaean ada empat masalah Jakarta yang hingga saat ini tidak kunjung diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Masalah utama Jakarta adalah banjir, kemacetan, warga miskin kota, polusi udara,” ujar Ferdinand Hutahaean, dikutip dari akun Twitter @FerdinandHutah4, Rabu 22 Juni 2022.

Baca Juga: Budi Adiputro: Mulut Anies Baswedan Manis, Banyak Orang Jadi Korban

“Satupun masalah ini tak ditangani dgn cara yg benar oleh Gubernur,” lanjut Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean juga menyatakan selama Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya (Anies) hanya fokus pada penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Baca Juga: Anies Bakar Hio Kepercayaan Orang Tionghoa, Warganet: Lebih Efektif dari...

Ferdinand Hutahaean juga menduga terjadi sebuah penyimpangan dalam pelaksanaan Formula E Jakarta.

“Dan malah sibuk dgn urusan program buang2 anggaran sprt Formula E yg sarat dugaan penyimpangan,” tambah Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean menilai, Anies Baswedan tidak cocok untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres) pada pemilu 2024 kelak.

Baca Juga: Anies Bakar Hio Kepercayaan Orang Tionghoa, Warganet: Lebih Efektif dari...

“Yg begini mau jd Capres? EDAN,” tutur Ferdinand Hutahaean.

Cuitan Ferdinand Hutahaean Terkait Anies Baswedan (screenshot dari akun Twitter Ferdinand Hutah4)

Sebagai informasi, Ferdinand Hutahaean diketahui sebelumnya pernah menjadi penghuni jeruji besi karena cuitannya di akun Twitter pribadinya.

Ferdinand Hutahaean pernah menuliskan kalimat Allahmu Lemah yang ia berikan kepada Bahar bin Smith.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tutur Ferdinand Hutahaean, dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu 22 Juni 2022.

Ferdinand Hutahaean mendapatkan hukuman penjara selama lima bulan terkait ujaran kebencian tersebut.

Bagikan