Ferdinand ke Said Didu: Anda Selalu Beropini Untuk Kepentingan Pribadi

Ferdinand ke Said Didu: Anda Selalu Beropini Untuk Kepentingan Pribadi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengomentari soal Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu yang selalu bicara meminta buzzer dibubarkan.

Ferdinand lewat cuitannya di Twitter, Rabu 17 Februari 2021, mengaku heran dengan Said Didu yang meminta buzzer dibubarkan lantaran belum jelas siapa yang mengorganisir para buzzer tersebut.

“Bang Said Didu, selalu bicara bubarkan buzzer. Memangnya siapa yang mengorganisir buzzer? Siapa yang bisa bubarkan buzzer?” cuit Ferdinand Hutahaean.

Ia pun menilai Said Didu kerap membangun opini di publik yang menurutnya hanya demi kepentingan Said.

“Anda selalu bangun opini yang tampaknya menjurus pada kepentingan pribadi,” tutur Ferdinand.

Baca Juga

Menurutnya, ia dan Said Didu sama-sama pihak yang terlapor oleh UU ITE. Oleh karena itu, kata Ferdinand, Said Didu tak usah berupaya untuk lari dari opininya yang tidak benar.

“Kita sama-sama terlapor oleh UU ITE, tak usah berupaya untuk lari dari status dengan opini-opini tak benar,” tegas Ferdinand Hutahaean.

Sebelumnya, Said Didu lewat sebuah cuitannya di Twitter menyampaikan kecurigaannya atas niat Kepolisian untuk lebih selektif menggunakan UU ITE.

Said Didu curiga jangan sampai pihak Kepolisian mengubah penggunaan UU ITE untuk melindungi pendukung pemerintah.

Ia pub berharap semoga niat polisi itu bukan karena banyaknya laporan kepada buzzerRp (sebutan untuk buzzer pemerintah).

“Semoga kesimpulan ini bukan dampak dari adanya laporan dedengkot buzzerRp,” kata Said Didu lewat cuitannya di Twitter, Rabu 17 Februari 2021.

Dalam cuitannya tersebut, Said juga menyertakan sebuah artikel berjudul ‘Kapolri Akui Penggunaan UU ITE Sudah Tidak Sehat’.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.