Makassar Terkini
Masuk

Luhut Binsar Pandjaitan Umumkan Tarif Borobudur Jadi Rp750, Imam Shamsi Ali: Pasti Akan Sepi

Terkini.id, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan Harga tiket masuk kawasan Candi Borobudur mengalami perubahan seiring pembatasan 1.200 wisatawan per hari. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa pihaknya sepakat untuk membatasi kuota turis, dengan biaya 100 dolar AS untuk wisatawan mancanegara dan turis domestik sebesar Rp 750 ribu.

“Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya Rp 5.000 saja,” ujarnya pihak.

Kritikan tajam langsung mengalir dari para aktivis hingga pemuka agama atas kebijakan yang dirasa akan memberatkan rakyat kecil itu.

“Pastinya akan sepi,” ujar Presiden of Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali lewat akun Twitter pribadinya.

Bahkan Imam Besar Masjid New York bertanya-tanya tentang siapa yang sesungguhnya berhak menentukan harga untuk urusan turisme.

“Bukan Kemenkraf?” sambungnya.

Tidak hanya Imam Shamsi Ali, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu juga merasa aneh dengan keputusan Luhut tersebut.

Sebab menurutnya yang seharusnya menentukan tarif masuk Borobudur adalah direksi BUMN sebagai pihak pengelola.

“Keputusan agak aneh. Ini kok keputusan tarif ditetapkan oleh Menko. Jika tidak bisa memperbaiki negeri ini, minimal janganlah dirusak,” komentarnya.

Selanjutnya, Partai Demokrat Cipta Panca Laksana juga menyayangkan kebijakan tersebut.

Sebab, kebijakan Luhut muncul di saat para pedagang kecil, pengusaha hotel, dan rumah makan sekitar sedang akan ‘hidup’.

“Baru mau hidup usaha pedagang kecil, pengusaha hotel, dan rumah makan sekitar Borobudur, dibunuh lagi sama kebijakan Luhut ini. Ambyar!” sindirnya.

Diketahui bahwa harga tiket masuk kawasan Candi Borobudur mengalami perubahan seiring pembatasan 1.200 wisatawan per hari.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa pihaknya sepakat untuk membatasi kuota turis, dengan biaya 100 dolar AS untuk wisatawan mancanegara dan turis domestik sebesar Rp 750 ribu.

“Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya Rp 5.000 saja,” ungkapnya.