Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa perlu terobosan agar partai politik (parpol) tidak menjadi pabrik koruptor yang merusak bangsa.
Ferdinand menyinggung bahwa selama ini, sudah banyak anggota DPR, anggota DPD, Kepala Daerah, dan Menteri yang menjadi tersangka korupsi.
“Sudah berapa banyak anggota DPR dan anggota DPRD seluruh Indonesia jadi tersangka korupsi?” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Minggu, 26 September 2021.
“Berapa orang Kepala Daerah dan Menteri yang jadi tersangka korupsi?” sambungnya.
Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa partai politik perlu evaluasi diri sebagai produsen politisi yang menjadi pejabat negara.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat itu menekankan kepada parpol agar jangan menjadi pabrik koruptor.
Dalam cuitannya yang lain, Ferdinand menyinggung bahwa ada tiga bekas pimpinan DPR RI, puluhan anggota DPR, Kepala Daerah, dan Menteri yang menjadi tersangka kasus korupsi.
Menurutnya, hampir 100% para pejabat yang menjadi tersangka itu adalah kader partai politik.
Oleh karena itu, Ferdinand menilai bahwa fakta ini menunjukkan ada yang tidak beres dengan partai politik di Indonesia.
“Perlu terobosan agar PARPOL tidak jadi PABRIK KORUPTOR yang merusak bangsa!!” tandasnya.
Sekedar catatan, baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Ketua DPR, Aziz Syamsuddin sebagai tersangka kasus korupsi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
