Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli memprotes keras soal foto Menteri Agama atau Menag yang di-edit sehingga berbadan anjing.
Ia menilai bahwa foto yang dipasang di spanduk demo tersebut bukan lagi sebuah bentuk protes, melainkan sebuah bentuk pelecehan dan kebencian.
“Boleh dong protes dan bikin aksi, tapi kalau pakai foto diedit-edit seperti ini, bukan lagi protes tapi ekspresi pelecehan dan kebencian,” kata Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 26 Februari 2022.
Untuk diketahui, demo yang dimaksud boleh Guntur Romli ini terjadi di Mapolda Sumatera Utara pada Jumat petang, 25 Februari 2022.
Ia pun menilai bahwa semestinya pihak Polda Sumut mengambil spanduk yang bergambarkan editan foto Menag tersebut.
- Menag Yaqut Copot Rektor UIN Sumut, Prof Syahrin dari Jabatannya
- Kekayaan Menag Yaqut Disebut Naik 1000 Persen: Watak dan Tabiat Pribadinya!
- Luhut Pandjaitan Urus Kuota Haji dan Bertemu Presiden UEA, Netizen: Menag Disalip
- Habib Rizieq Disebut Lebih Populer dari Kiyai NU, Warganet: Ormas Preman!
- Menag Minta Tambahan Dana Haji, Netizen: Kemana Uangnya?, Menag Harus Bisa Menjelaskan Ini
Selain itu, pemikir muda Nahdatul Ulama (NU) ini menilai GP Ansor-Banser Sumut perlu bertindak.
“Mestinya Polda Sumut harus ambil poster itu tapi tetap bolehkan aksinya,” kata Guntur Romli.
“Ini sdah pelecehan. GP Ansor-Banser Sumut mesti gerak dan protes atas pelecehan ini!” sambungnya.
Dilansir dari Okemedan, puluhan emak-emak melakukan aksi di Mapolda Sumut pada Jumat, 25 Februari 2022.
Mereka meminta agar Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas diproses hukum karena dinilai membandingkan suara azan dengan suara anjing.
Para emak emak itu berjalan dari depan pintu masuk Polda menuju gedung SPKT Polda sambil membawa sejumlah spanduk.
“Ini penistaan agama,” teriak seorang pendemo sambil membentangkan spanduk.
Dalam spanduk yang mereka pegang, terdapat gambar seekor anjing yang mukanya diganti dengan muka Menag Yaqut.
Aksi berjalan damai ini mendapatkan pengawalan ekstra ketat dari personel kepolisian.
Setelah lebih kurang 1 jam melakukan aksinya, para pendemo pun membubarkan diri dengan tertib.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
