FPI Terus Kritisi Anies Baswedan: Ungkap Barang-barang Haram di DWP, Minta Cabut Izin Diskotek

Terkini.id, Jakarta – Meskipun penghargaan untuk diskotek Colosseum telah dicabut, Front Pembela Islam (FPI) terus mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan terkait masalah prostitusi dan maksiat.

FPI misalnya menyatakan menolak keras gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP).

FPI bahkan sempat menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyampaikan penolakan tersebut.

“FPI bersama para alim ulama sudah bertemu Gubernur DKI Selasa kemarin, dan sudah menyampaikan bukti-bukti berbagai barang haram yang dijual di dalam area DWP,” terang Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman melalui keterangannya, Kamis 19 Desember 2019.

Dalam pertemuan itu, Munarman mengungkapkan sempat meminta kepada Anies agar kegiatan bersifat hedonisme itu tak lagi diberi izin. Diketahui, FPI memprotes Pemprov DKI mengizinkan digelarnya DWP.

Baca juga:

Selain itu, FPI juga telah memprotes pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 kepada diskotek Colosseum yang memenangi kategori Nominasi Hiburan & Rekreasi – Klab Malam & Diskotik.

“Kami sudah menyampaikan supaya kegiatan hura-hura hedonisme dan maksiat tersebut tidak lagi diberi izin oleh Dinas Pariwisata,” kata dia.

Munarman mengingatkan Anies soal oknum yang menyalahgunakan wewenang. FPI menyatakan mendukung Anies untuk membersihkan oknum-oknum tersebut.

“Kita juga telah mendapat informasi bahwa ada banyak oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenangnya dengan memberikan izin kegiatan dan izin hiburan malam berkedok pariwisata. Jadi kita dukung gubernur untuk membersihkan oknum-oknum tersebut agar tidak bisa lagi menyalahgunakan wewenangnya,” ungkap dia.

Sebelumnya, FPI memprotes kebijakan Pemprov DKI terkait Colosseum dan DWP. FPI menyebut kedua kebijakan tersebut sebagai ‘maksiat friendly’.

“Pertama, izin terhadap kegiatan yang di dalamnya terdapat atau memfasilitasi dan memberi peluang terjadinya berbagai maksiat, namun berkedok wisata hiburan, termasuk penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP),” tulis pernyataan sikap FPI yang diterima dari Sekretaris Umum FPI, Munarman, seperti dikutip dari detikcom.

Diketahui Pemprov DKI Jakarta mengatakan DWP memberikan pendapatan asli daerah dari sektor pajak.

Pada pertunjukan terakhir tahun 2017, DWP memberikan pemasukan senilai Rp 10 miliar. Selain itu, DWP membuat Jakarta salah satu destinasi wisata unggulan.

Komentar

Rekomendasi

Kafe Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Pengunjung Dibubarkan Paksa Petugas

Heboh Pesepeda Pakai Masker Meninggal kerena Kehabisan Oksigen, Ini Faktanya

Demo Kasus Kematian George Floyd, Kantor Polisi Dibakar Massa

Baru Keluar dari Lapas karena Pandemi Corona, Napi Ini Perkosa Anak Calon Istri

Gegara Jenazah Ditolak Maskapai, Pihak Keluarga Mengamuk di RSUD Kota Makassar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar