Gagal Tutup Gudang Ekspedisi, Pemkot Makassar Bakal Koordinasi dengan Pihak Keamanan

Pemkot Makassar
Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb (tengah)

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb mengatakan akan segera melakukan penindakan ulang ihwal penutupan gudang dalam kota. Namun, Ia mengatakan, sebelum itu dirinya bakal melakukan koordinasi dengan pihak keamanan.

“Akan dikoordinasikan dengan pihak keamanan. Kalau kondisi sudah cukup kondusif, kita akan koordinasikan,” kata Iqbal di Balai Kota Makassar, Senin, 21 Oktober 2019.

Iqnal menegaskan, sebelum melakukan penindakan, terlebih dahulu bakal memastikan kondisi Kota Makassar. Hal itu, kata dia, untuk menghindari keributan dengan gudang ekspedisi.

“Dilihat dulu kondisi, yang pasti akan dibicarakan dengan pihak keamanan bagaimana kondisi Makassar saat ini,” ujarnya.

“Karena jangan sampai kalau situasi tidak kondusif, nanti ada keributan-keributan. Yang pasti akan dikoordinasikan dengan pihak keamanan,” sambungnya.

Saat ditanya waktu penindakan, Iqbal mengatakan lebih cepat lebih baik. Namun, ia enggan memastikan jadwalnya secara rinci.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar gagal menertibkan beberapa gudang ekspedisi dalam kota yang berada di Kecamatan Tallo.

Tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Satpol PP Kota Makassar, dan Kecamatan Tallo dihadang ratusan pengurus Himpunan Pengusaha Ekspedisi (Hipeksi) Makassar.

Padahal, pemerintah kota berencana menertibkan beberapa perusahaan ekspedisi dalam kota yang dianggap menimbulkan kemacetan selama ini.

Adapun nama perusahaan ekspedisi tersebut, yakni PT Putra Sabar Menanti, CV Bintang Abadi, PT Irawan Karya Perdana, CV Meteor Trans, CV Cahaya Majang Raya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini