Terkini.id, Makassar – Dalam rangka meningkatkan mutu serta kompetensi guru dan pembina OSIS, Forum OSIS Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerjasama dengan Pengurus Cabang PGRI Kota Makassar melaksanakan kegiatan Konferensi Cabang Forum OSIS se-Sulsel.
Forum OSIS Sulsel menilai peran guru sangat diperlukan sebagai tolak ukur kemajuan pembinaan kesiswaan di sekolah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar di Aula Gedung Universitas Negeri Makassar (UNM) lantai 3, Ruang Teater, Kamis, 15 Oktober 2020.
Ketua Dewan Pembina Forum OSIS Sulsel, Ahmad Wahyu menyampaikan, OSIS adalah satu-satunya lembaga sekolah yang diakui secara resmi oleh Kemendikbud.
Oleh sebab itu, kata Wahyu, OSIS harus sejalan dengan Buku Panduan OSIS yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.
- Grup Astra Makassar Salurkan 400 Dus Indomie untuk Korban Gempa NTT
- Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur'an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
- Kalla Rescue Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan di Siaga SAR Merah Putih Gunung Bawakaraeng
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
“Regenerasi muda saat ini terutama yang tergabung di kepengurusan OSIS harus dibimbing, dibina, serta serta diarahkan kepada hal-hal yang positif. Supaya kelak menjadi regenerasi estafet kepemimpinan Sulawesi Selatan yang terbaik,” ujar Ahmad Wahyu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kota Makassar, Ketua PGRI Provinsi Sulsel, KABID Pendidikan DPD KNPI Sulsel, Ketua BEM Kampus UIN Alauddin Makassar, Ketua BEM Kampus UNM, Wakil Ketua BEM Kampus UNHAS, Ketua KAMMI Sulsel, serta Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan dan pengurus OSIS se-Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, pihak panitia tetap mewajibkan seluruh peserta yang hadir untuk menjalankan Protokol Kesehatan seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.
Menurut Ketua KAMMI Sulsel Ahmad Akbar, kegiatan ini sangat edukatif dan aplikatif karena selain sosialisasi panitia juga memberikan pendampingan serta praktik kepada peserta yang merupakan guru dan siswa.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa diinisiasi di setiap sekolah yang ada di 24 kabupaten/kota di Sulsel,” ujar Ahmad Akbar.
“Sehingga semua mampu memahami dan mengaplikasikan Aplikasi Baruga Sikola yang merupakan inovasi di Era Revolusi industri 4.0,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
