Gempar Pemerintah Malaysia Larang Umat Kristen Gunakan Kata ‘Allah’, Ferdinand Hutahaean Sindir PKS: Tak Mau Komentar?

Gempar Pemerintah Malaysia Larang Umat Kristen Gunakan Kata ‘Allah’, Ferdinand Hutahaean Sindir PKS: Tak Mau Komentar?

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini kabar mengejutkan datang dari Negeri Jiran alias Malaysia perihal pelarangan pemerintah sana dalam penggunaan kata “Allah” oleh umat Kristen.

Diketahui bahwa pemerintah Malaysia pada hari Senin kemarin, 15 Maret 2021, melayangkan gugatan terkait putusan pengadilan yang mengizinkan umat Kristen menggunakan kata “Allah” untuk menyebut Tuhan, sebagaimana yang dilansir terkini.id dari Kompas.

Sekadar informasi, kata “Allah” rupanya telah sejak lama memecah belah multi-etnis Malaysia.

Kecewa dan merasa tak adil, umat Kristen pun mengeluhkan larangan itu dan menudingnya sebagai pengaruh tumbuhnya Islam konservatif.

Namun, di sisi lain, beberapa umat Muslim justru menuduh bahwa pemeluk agama Kristen-lah yang telah melewati batas.

Kedua sisi saling bertolak belakang itu akhirnya memunculkan konflik agama yang tak terelakkan sehingga akhirnya memicu bentrokan di sana-sini selama bertahun-tahun.

Hanya saja, pekan lalu dikabarkan bahwa Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur telah mengizinkan umat Kristen memakai kata “Allah” dalam publikasi dan mencabut larangan yang telah dibuat sejak 1986 itu.

Akibatnya, protes besar-besaran terjadi di mana-mana-mana. Termasuk pemerintah Malaysia yang merasa tak puas dengan keputusan tersebut.

Pasalnya, pemerintah Malaysia telah sejak lama berargumen bahwa mengizinkan umat non-Muslim alias Kristen memakai kata “Allah” bisa membuat bingung dan berpotensi membujuk Muslim untuk pindah agama.

Terkait hal tersebut, Ferdinand Hutahaean turut angkat bicara di media sosial Twitter miliknya dan menyindir PKS.

“Duhai PKS, tak ingin komentar tentang ini? (Emoji tertawa),” cuit Ferdinand pada Selasa siang tadi, 16 Maret 2021, dikutip oleh terkini.id.

Seperti yang kita tahu, Partai Keadilan Sejahtera atau PKS (yang sebelumnya bernama Partai Keadilan) adalah sebuah partai politik berbasis Islam yang memiliki perwakilan di parlemen Indonesia.

Namun, PKS pernah menegaskan bahwa sejatinya partai mereka tidak ditujukan kepada umat Islam semata, tetapi untuk seluruh rakyat, seperti dikutip terkini.id dari Warta Ekonomi. 

Katanya, lewat gerakan dakwah dalam berpolitik, harapan yang dinginkan PKS adalah turut serta memperbaiki kondisi bangsa di masa depan. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.