Gerah Pemerintah Lebih Manjakan Orang Kaya, Gatot Nurmantyo: Sangat Ironis

Terkini.id, Jakarta – Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo melontarkan kritik keras terhadap pemerintah. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memanjakan orang kaya.

Adapun bukti pemerintah lebih manjakan orang kaya, kata Gatot Nurmantyo, yakni soal kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah tidak berpihak pada masyarakat umum dan rakyat miskin.

Tak hanya pemerintah, Gatot juga menilai DPR telah bekerja sama dengan pemerintah membuat aturan yang nggak berpihak kepada masyarakat golongan bawah.

Baca Juga: Pemerintah Tak Tutup Penerbangan Internasional Meski Kasus Omicron Terus Bertambah,...

Menurutnya, jika hal demikian terus terjadi maka dirinya mempertanyakan arti kemerdekaan bangsa dan negeri ini. Pasalnya, negeri ini diproklamasikan bukan untuk memanjakan segelintir orang kaya.

“Kebijakan fiskal gagal berpihak pada masyarakat umum dan penduduk miskin, tetapi lebih memanjakan orang kaya dan super kaya,” ujar Gatot Nurmantyo.

Baca Juga: Intip Kesiapan Pemerintah Hadapi Kasus Omicron yang Mulai Bermunculan di...

Hal itu disampaikan Gatot dalam diskusi virtual FNN bertajuk refleksi 7 tahun pemerintahan Jokowi, seperti dilihat pada Kamis 21 Oktober 2021.

Menurut Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu, seharusnya pemerintah dan parlemen berpihak kepada masyarakat golongan bawah dan menengah dalam kebijakannya saat membuat peraturan.

“Undang-undang dalam bidang ekonomi termasuk regulasi perpajakan, pertanian, kehutanan, dan sumber daya alam harus berpihak pada golongan bawah dan menengah,” tegas Gatot.

Baca Juga: Intip Kesiapan Pemerintah Hadapi Kasus Omicron yang Mulai Bermunculan di...

Ia pun lantas mengulas bukti nyata orang kaya makin dimanja adalah golongan atas tersebut makin kaya saja di masa pandemi.

Hal tersebut, lanjut Gatot, sangat kontras dengan kehidupan rakyat bawah yang makin berjuang menghidupi diri mereka masing-masing.

Gatot Nurmantyo pun menunjukkan data bahwa jumlah orang super kaya Indonesia dengan kekayaan lebih dari Rp1,4 triliun naik 22,29 persen dari 2019.

“Ini sangat luar biasa, kondisi ini sangat kontras dan ironis,” kata Gatot.

Mengutip Hops.id, Gatot Nurmantyo pada kesempatan itu juga mengaku prihatin dengan beban utang Indonesia. Oleh karenanya, ia mengingatkan pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi agar hati-hati lantaran beban utang itu akan jadi bumerang bagi masa depan bangsa.

“Saya ingatkan jangan remehkan bahaya dari utang-utang negara saat ini beban cicilan utang negara yang membengkak dapat membuat rakyat lebih miskin,” ujarnya.

Bagikan