Terkini.id, Jakarta-Polisi menetapkan empat mahasiswa ditahan terkait aksi demo menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang berlangsung rusuh di depan Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah.
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) melakukan aksi demo damai
Di bundaran Tugu Muda Semarang pada hari Minggu, 11 Oktober 2020, Meminta polisi membebaskan empat mahasiswa tersebut.
Dephen, kordinator GERAM mengatakan polisi seharusnya tidak melakukan penahanan terhadap empat mahasiswa yang disangka melakukan provokasi dan anarkisme.
Pasalnya, mulai Senin 12 Oktober, kampus tempat kuliah empat mahasiswa tersebut akan melakukan Ujian Tengah Semester (UTS).
- Asmo Sulsel Ajak Pengguna Scoopy Ekspresikan Kreativitas Lewat Melukis Totebag
- Tayangan Piala Dunia 2026 Bisa Diakses di MAXStream TV, Warga Indonesia Hingga Pelosok Bisa Menikmati
- Asmo Sulsel Ajak Pengguna Honda Scoopy Jelajahi Ikon Kota Makassar Lewat "Your Mode, Your Ride"
- Wali Kota Munafri Sebut Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan dan Investasi Makassar
- Diskominfo dan Dinas Kesehatan Sidrap Berkolaborasi dalam Implementasi TTE
“Yang ditahan itu mahasiswa, besok senin rekan-rekan kita itu akan UTS, sama seperti kita. Kasihan kan kalau tidak mengikuti karena harus ditahan di sel. Kita mohon polisi mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan Tim Kuasa Hukum,” kata Dephen seperti yang dikutip CNN Indonesia.com
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Polisi Auliansyah Lubis menyebut tidak sembarangan dalam melakukan penyelidikan termasuk menjadikan empat mahasiswa sebagai tersangka, bila tidak disertai saksi dan bukti.
“Silakan saja ajukan penangguhan penahanan. Ada mekanisme dan prosesnya, tidak bisa serta merta. Kami pun tidak sembarangan dalam melakukan penyelidikan, dari keterangan saksi, bukti hingga gelar perkara sampai menjadikan status tersangka,” ucap Aulia.
Aulia juga mengatakan pihaknya menjamin keselamatan empat mahasiswa yang ditahan.
“Soal keselamatan, saya jamin. Percayakan saya, tidak akan terjadi apa-apa dengan adik-adik yang di dalam,” tegas Aulia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
