Gerindra Duga Menteri Investasi Bahlil Cari Perhatian ke Jokowi Terkait Klaim Pengusaha Ingin Pemilu Ditunda

Gerindra Duga Menteri Investasi Bahlil Cari Perhatian ke Jokowi Terkait Klaim Pengusaha Ingin Pemilu Ditunda

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad menduga Bahlil Lahadalia sedang mencari perhatian Presiden Joko Widodo terkait klaimnya bahwa pengusaha ingin Pemilihan Umum 2024 diundur.

Dimana Bahlil menyebut sebagian besar pengusaha setuju agar pemilu diundur hingga 2027 mendatang.

Atas dasar itu Kamrussamad mengkritik pernyataan Bahlil bahwa alasan rata-rata pengusaha ingin Pemilu 2024 ditunda tak lepas dari pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Dunia usaha saat pandemi telah diberikan berbagai insentif kebijakan mulai restrukturisasi pinjaman di perbankan selama empat Tahun sejak Maret 2020 sampai Maret 2023, hingga penjaminan kredit modal usaha sesuai PMK 72/2021,” ucapnya.

Kamrussamad juga menantang Bahlil untuk membeberkan nama-nama pengusaha yang diklaimnya itu.

Baca Juga

Ia menilai cukup penting daftar nama tersebut untuk memastikan rekam jejaknya dalam pembayaran pajak.

“Karena itu kita minta daftar nama-nama pengusaha yang minta Pemilu 2024 ditunda, agar bisa diperiksa kontribusinya terhadap pembangunan melalui sejarah pembayaran pajaknya,” ucap Kamrussamad Rabu 12 Januari 2022 dilansir dari cnnindonesia.com.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengklaim para pengusaha mayoritas setuju dengan hasil survei yang menyebut masyarakat menginginkan peralihan kepemimpinan ditunda.

“Saya sedikit mengomentari begini, kalau kita mengecek di dunia usaha, rata-rata mereka memang berpikir adalah bagaimana proses demokrasi ini dalam konteks peralihan kepemimpinan, kalau memang ada ruang untuk dipertimbangkan dilakukan proses untuk dimundurkan itu jauh lebih baik,” ucap Bahlil.

Dia menambahkan alasannya kenapa berkata demikian karena saat ini kita baru saja berusaha untuk bangkit setelah adanya pandemi. Belum juga sepenuhnya bangkit, kemudian harus lagi bergelut dengan persoalan rumit perpolitikan.

“Kenapa, karena mereka ini baru selesai babak belur dengan persoalan kesehatan. Ini dunia usaha baru mau naik, baru mau naik tiba-tiba mau ditimpa lagi dengan persoalan politik,” ungkap Bahlil.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.