Giliran 20 BPP di Toraja Utara Yang Bertransformasi Menjadi BPP Model Kostratani

Pelatihan IT BPP Model Toraja Utara

Gerakan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) merupakan program Kementerian Pertanian untuk lebih mengoptimalkan peran dari Balai Penyuluh Pertanian yang ada di daerah-daerah yang didalamnya ada penyuluh.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan membangun pertanian tidak hanya selesai dengan program pemerintah, tetapi dengan gerakan bersama dan digerakkan dengan kebersamaan yang utuh yaitu melalui Kostratani hingga tingkat Kecamatan.

BPP Model Kostratani pun dikembangkan Kementan. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof Dedi Nursyamsi mengatakan untuk membangun BPP model kostratani, kesiapan sarana dan prasarana di BPP mulai dari jaringan listrik, telepon dan internet menjadi suatu keharusan tersedia, karena penyampaian data dan informasi terhubung dengan Agriculture War Room (AWR).

Berlokasi di Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara. Berikut dua puluh satu BPP model Kostratani binaan Polbangtan Gowa yakni BPP Sopai, BPP Kesu, BPP Sanggalangi, BPP Bintaro, BPP Rantebua, BPP Nanggala, BPP Tondon, BPP Tallunglipu, BPP Rantepao, BPP Tikala, BPP Sesean, BPP Balusu, BPP Sa’dan, BPP Bengkelekila, BPP Sesean Suloara, BPP Kapala Pitu, BPP Dende Piongan Napo, BPP Awan Rante Karua, BPP Rindingalo, BPP Buntu Pepasan, dan BPP Baruppu. 

Sosialisasi model kostratani tersebut dibuka oleh Bapak Medan Kepala Dinas Pertanian Toraja Utara, selanjutnya materi mengenai kostratani dilakukan oleh Bapak P. Tandi Balla , dan terakhir sosialisasi IT dan pengalikasian laporan dilakukan oleh Ibu Wahyuni Mustaman yang dihadiri oleh perwakilan setiap BPP dan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara, Selasa (25/8).

Menarik untuk Anda:

Sosialisasi dan pelatihan ini banyak hal yang kita bisa dapatkan untuk  kita implementasikan di lapangan dan kegiatan kita di lapangan bisa nantinya berkoordinasi dengan baik  karena disampaikan baik itu lewat provinsi maupun langsung ke kementerian” ujar pak kadis.

Kostratani berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. Data yang terdapat dalam BPP Model Kostratani diantaranya luas tanam, luas panen, baik komoditas tanaman pangan, hortikultura serta ternak. 

Konstratani yakni memanfaatkan secara optimal kepada balai penyuluhan pertanian dgn memanfaatkan informasi teknologi untuk kedaulatan pangan yang berpusat didesa “ujar pak tandi balla.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hari Kedua ICSHAIS 2020 STAI DDI Kota Makassar, Paralel Pertama Berlangsung dengan 10 Sesi

STITEK Balik Diwa Makassar Lakukan Desiminasi Minabisnis Penguatan Pangan di Masa Pandemi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar