Gotong Royong dengan Zakat Cegah Covid-19, Program 1000 Masker Kain IZI Sulsel Mudahkan Pemulung dan Tukang Parkir

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar- Kepedulian akan penanganan dan pencegahan infeksi Covid-19 terus menyasar seluruh kalangan. Usaha gotong royong dalam membantu pemerintah mengentaskan penyebaran virus ini pun terus mengalir dari masyarakat. Tidak terkecuali lembaga zakat, salah satunya adalah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Selatan.

Sejak dimulainya penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, IZI Sulawesi Selatan telah hadir dengan inovasi untuk melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. Hal tersebut direalisasikan dengan dibentuknya Program 1000 Masker Kain.

Inisiatif IZI Sulawesi Selatan untuk memberikan wadah yang sebesar-besarnya dalam melibatkan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 sangat nyata terlihat dengan digandengnya para masyarakat dhuafa peserta pelatihan di Rumah Jahit IZI Sulawesi Selatan untuk ambil bagian dalam produksi masker kain tersebut.

Penyaluran masker kain gratis sebelumnya telah menyasar Rumah Sakit di Kota Makassar, seperti RS. Unhas. Program kali ini berlanjut danmengutamakan masyarakat tidak mampu sebagai penerima bantuan. Kamis, 02 April 2020, IZI Sulawesi Selatan membagikan masker kain gratis untuk para mustahik yang berprofesi sebagai pemulung, driver ojek online, tukang bentor dan tukang parkir. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk proteksi dan edukasi kepada mereka yang masih harus bekerja walaupun pemerintah menganjurkan self quarantine karena alasan ekonomi.

Baca juga:

Masih kurangnya pengetahuan masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di jalan, tentang proteksi diri menjadi alasan utama IZI Sulawesi Selatan mengutamakan penyaluran masker kain kepada mereka.

“Kita telah melampaui target 1000 masker kain, hingga saat ini Rumah Jahit telah memproduksi lebih dari 2000 masker dan ditargetkan akan menambah 5000 masker lagi untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Arman, Kepala Perwakilan IZI Sulsel.

Para mustahik yang mendapat masker kain gratis merasa sangat senang dan bahkan langsung memakai masker yang diberikan. Mereka mengeluhkan langka dan naiknya harga masker kain. Mereka sangat bersyukur ketika ada bantuan yang diberikan secara cuma-cuma.

Mengutip penjelasan dr. Tirta tentang masker kain, pada penelitian terbaru dari Centers for Desease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, masker kain dapat menurunkan risiko penularan bagi pemakainya hingga 72% dari karier (pembawa) Covid-19. Selain itu, dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa kini, semua orang dianjurkan untuk memakai masker dan masyarakat awam boleh menggunakan masker buatan sendiri, yaitu masker kain. Masker kain hanya bisa digunakan satu kali dan setelahnya harus dicuci dengan air hangat dan detergen.

Komentar

Rekomendasi

Sat Sabhara Polres Gowa Aktif Gaungkan Gunakan Masker

COVID-19 Secara Radikal Percepat Masa Depan Digital

Temukan Kejanggalan, Pemuda Desak Transparansi Pengelolaan Dana Covid-19 di Tamaona Gowa

Bain Ham RI Investigasi Laporan Warga Kongkalikong Dipengadilan Negeri Jeneponto

Penyaluran BBM dan LPG Berjalan Lancar Selama Lebaran, Pertamina Apresiasi Masyarakat Sulawesi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar