Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah menegaskan bahwa proposal bantuan pembangunan masjid yang masuk di Pemprov.
Tidak lagi memberikan bantuan dengan jumlah yang kecil. Namun bantuan harus diberikan hingga pembangunan tuntas.
“Bayangkan kita bantu masjid setiap tahun, tapi kecil-kecil, tidak tuntas. Tahun ini kita fokuskan langsung jadi, jangan kita sesuaikan dengan proposal, kita butuh sinergitas. Pokoknya tahun ini kita tidak mau kayak gitu lagi,” tegas Nurdin Abdullah saat memimpin Coffee Morning di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel, 25 Januari 2021.
Pada coffee morning, fokus pembahasan ini bagaimana program betul-betul dikawal dengan baik seperti masalah sosial, fokus penggunaan anggaran, fokus pembangunan, perkecil program agar bisa dinikmati, kerja teamwork dan kolaborasi.
“Jadi kuncinya jangan jalan sendiri-sendiri, karena kalau jalan sendiri-sendiri 60 triliun pun tidak cukup uang kita. Kenapa kita gabungkan sinergitas, jangan anggap kita punya anggaran kita sedikit, tapi kan banyak anggaran di dinas lain yang bisa di pakai,” lanjutnya.
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Asmo Sulsel Gelar Safety Riding di SMAN 10 Gowa
Nurdin berharap, APBD 2021 ini betul-betul fokus digunakan dan dinikmati oleh masyarakat. Caranya, dengan berkomunikasi dan kolaborasi bersama OPD lingkup Pemprov Sulsel.
Nurdin mencontohkan, kalau Pemprov Sulsel ini diibaratkan sebagai PT. Toyota maka ada yang bikin dasbornya, pintunya, bannya, pintunya dan lain-lainnya. Tapi kata Nurdin jangan buat bagian-bagian seperti demikian tapi tidak dituntaskan sehingga tidak bisa dinikmati oleh masyarakat.
“Ini sudah berkali-kali kita sampaikan, bahwa provinsi ini harus fokus mau buat mobil Toyota. Kalau kita mau buat Camry, jangan bikin Fortuner atau Lan Clouser. Jadi kita fokus ada yang bikin dasbornya, pintunya, bannya. Jadi jangan hanya buat komponen saja kasian tidur uang kita, jangan kita begitu kita fokus dan bisa langsung di kerjakan fokus dan langsung bisa dinikmati,” jelasnya lagi.
“Biar kecil program kita, tapi bisa dinikmati dan kita kerjakan secara maksimal, tolong memaksimalkan semua pekerjaan seperti rest area, bayangkan kalau itu jadi banyak usaha yang bisa berjalan, ada Pertamina yang bisa di bangun di situ,” lanjutnya.
Terakhir, Nurdin berharap, seluruh OPD percepat semua program yang menjadi fokus di tahun 2021 ini. Caranya, turun di bawah lihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya di Dinas PUTR dan beberapa dinas lainnya.
“Tolong, percepat semua program kita, karena refokusing sudah di depan gerbang kita. Ini harus betul-betul menjadi perhatian kita. Kita ingatkan, semasih kita masih punya uang, dan kita harus memanfaatkan dengan baik anggaran,” tutupnya.
Turut hadir Ketua TGUPP, Syamsu Alam, Sangkala, Reom, Lutfi Andi Mufti, Hendra Pachri dan seluruh kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
