Terkini.id, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan, keberadaan pemerintah provinsi merupakan wakil pemerintah pusat di daerah.
Sehingga tentunya dalam bekerja senantiasa harus saling bersinergi.
“Pemerintah daerah merupakan wakil pemerintah pusat di daerah, jadi dipastikan seluruh kebijakan pusat wajib diamankan,” ujarnya, Kamis 20 Mei 2020.
Nurdin menuturkan, tidak benar jika pemprov menganggap programnya dikacaukan oleh pemerintah pusat.
Hanya saja, kata Nurdin Abdullah, pemerintah pusat harus mendengarkan harapan atau aspirasi dari daerah. Karena sesungguhnya hakikat dari sebuah sinergi yang baik karena saling mengisi.
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
- Gubernur Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Terapkan Sistem Manajemen Talenta Full bagi ASN
- Tri Tito Karnavian Puji Kepemimpinan Gubernur Sulsel dalam Sukseskan Program Zero Dose
“Bukan merecokin dan tidak akan terjadi sampai kapanpun, kita ini satu komando. Pemerintah daerah ke pemerintah pusat itu satu komando dari Presiden ke bawah,” tegasnya.
Dia mencontohkan, jika pemerintah pusat menyampaikan tidak dilarang untuk tetapi diimbau, maka secara masssif dilakukan sosialisasi agar beribadah di rumah karena pandemi corona belum berakhir.
“Jadi kami massif sosialisasi mengimbau masyarakat untuk tetap beribadah di rumah, karena sampai saat ini masih masa tanggap darurat. Kecuali kalau sudah dicabut itu baru bisa, selama belum ada kebijakan tersebut maka peraturan Kemenkes masih berlaku,” paparnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
