Guntur Romli Sebut Warga Jakarta Tambah Miskin Tapi Buzzer Anies Kaya, Tony Foo: Kerjaan Kau Fitnah dan Nipu!

Guntur Romli Sebut Warga Jakarta Tambah Miskin Tapi Buzzer Anies Kaya, Tony Foo: Kerjaan Kau Fitnah dan Nipu!

R
Ainur Roofiqi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Tony Foo melontarkan komentar pedas terhadap politisi Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli atas tanggapannya terkait kemiskinan di Jakarta. 

Tony Foo berkomentar pedas kepada Guntur Romli melalui akun Twitternya sebagaimana diunggahnya pada Jumat 17 Juni 2022. 

Tony Foo dalam tulisannya menyebut politisi PSI Guntur Romli telah kehabisan uang. 

Sebab demikian, kata Tony Foo, kerjaan Guntur Romli hanya memfitnah dan menipu. 

“Kau lagi kehabisan duit untuk numpang joget ya, @GunRomli, kerjaan kau hanya fitnah dan nipu. Baca nih sesuai kutipan kau,” tulis Tony Foo.

Guntur Romli Sebut Warga Jakarta Tambah Miskin Tapi Buzzer Anies Kaya, Tony Foo: Kerjaan Kau Fitnah dan Nipu!
(Twitter/Foo_Tony13)
Baca Juga

Dalam tulisan komentarnya, Tony Foo juga mengunggah sebuah gambar tangkapan layar kutipan dari sebuah berita. 

Kutipan berita tersebut menyebutkan bahwa pada periode September 2018, angka kemiskinan di DKI turun jadi 3,35 persen atau 372.260 orang. 

Lantas angka tersebut turun lagi pada periode September 2019 menjadi 3,42 persen atau 36.300 orang. 

Angka kemiskinan baru melonjak saat pandemi Covid-19 melanda Jakarta 2020 lalu. 

Sementara itu, Guntur Romli menyebut para buzzer Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tambah kaya. Sedangkan warga Jakarta malah miskin.   

Hal itu dituliskan Guntur Romli dalam akun Twitter @GunRomli pada Jumat, 17 Juni 2022. 

Guntur Romli mengatakan bahwa para buzzer Anies Baswedan bertambah kaya, sementara warga Jakarta justru bertambah miskin. 

“Buzzer-buzzer Anies tambah kaya, warga Jakarta tambah miskin!!” tulis Guntur Romli.

Cuitan tersebut dilanjutkan dengan tulisan judul berita yang dikutip dari tribunews.com, “5 Tahun Dipimpin Anies Baswedan, Data BPS Ungkap Angka Kemiskinan Naik di Jakarta”. 

Dalam berita yang dikutip Guntur Romli itu memang diungkapkan bahwa angka kemiskinan di DKI Jakarta naik selama lima tahun dipimpin Gubernur Anies Baswedan.

Data tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik yang mengatakan, ada peningkatan jumlah warga miskin di Jakarta sebanyak 105.160 orang atau naik 0,89 persen pada periode 2017-2021. 

Data tersebut mencatat, jumlah warga miskin pada periode September 2017 sebanyak 393.130 orang atau 3,78 persen. Angka ini meningkat pada periode September 2021 menjadi 498.290 atau 4,67 persen. 

Angka kemiskinan itu melonjak tajam saat pandemi Covid-19 melanda Jakarta pada 2020 lalu. Pada periode Maret 2020, angka kemiskinan naik signifikan menjadi 4,53 persen atau bertambah menjadi 480.860 orang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.