Terkini.id, Tangerang – Seorang warga yang berprofesi guru ngaji di Tangerang, meninggal dunia saat berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) Virus Corona COVID-19.
Media sosial kemudian digegerkan dengan foto kuitansi pembayaran pemakaman guru ngaji tersebut.
Diketahui, pasien itu merupakan seorang wanita berusia 50 tahun yang masuk dalam orang dalam pantauan (ODP). Pasien meninggal sepekan yang lalu di RS Bakti Asih Tangerang setelah menjalani perawatan.
Daryanto yang merupakan keponakan korban mengungkapkan, dalam kesehariannya sang tante bekerja sebagai guru ngaji. Almarhumah meninggalkan dua orang anak dan suami. Saat ini keluarga almarhum sedang menjalani isolasi mandiri.
“Awalnya tante saya sakit diabetes. Kemudian dirawat, setelah diperiksa ternyata ada masalah di bagian paru-parunya. Dan oleh dokter dinyatakan sebagai ODP,” ujar Daryanto seperti dikutip dari Warta Kota, Rabu 15 April 2020.
- Dinilai Sudutkan Personal, Basri Kajang Polisikan Saksi Sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa
- Polda Sulsel Segera Periksa Bupati Gowa Terkait Laporan Mantan Suami
- Appi Tinjau SPAM Cambaya, Pemkot Makassar Siapkan 13 Titik Baru Hadapi Kemarau
- Dorong Profesionalisme Alumni, IKATSI UNHAS Gelar Kunjungan Proyek ke WIKA Beton
- PT Vale Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis-Strategis-Berkeadilan, Siapkan Perundingan PKB ke-22
Pemakaman sang tante menjadi viral di media sosial setelah adanya unggahan foto kuitansi biaya pemakaman sebesar Rp15 juta. Daryanto mengakui biaya tersebut.
Keluarga terpaksa merogoh kocek lebih dalam lantaran kesulitan mendapatkan mobil ambulans dari Pemerintah Kota Tangerang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
