Terkini.id, Jakarta – Presenter Arie Untung ikut menanggapi terkait kasus guru pesantren yang mencabuli 12 santriwati di Bandung, Jawa Barat.
Dia menilai pelaku bernama Herry Wirawan itu sengaja memanfaatkan pesantren sebagai melepas napsu bejatnya.
“Tumbuh suburnya pesantren di Indonesia udah berkembang sampe 30 ribu. Makanya, melihat potensi ini, ada saja satu, dua yang memanfaatkan potensi untuk pura pura jadi pesantren biar bisa meluapkan syahwat begini,” kata Arie Untung melalui akun pribadinya di Instagram.
Dia pun mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua agar lebih selektif memilih pesantren untuk anak.
“Mesti lebih selektif lagi memilih tempat untuk menitipkan anak-anak kita. Telusuri dulu afiliasinya ke mana, apakah itu benar? apa cuma status Facebook saja dari pelaku,” tuturnya.
- Ustadz Felix Siauw: One Piece Radikal Bendera Hitam Tapi Mereka Nolong Orang
- Pasangan Selebriti Arie Untung dan Fenita Krisis Keuangan Setelah Hijrah, Netizen: Tetaplah Yakin Khilafah Solusinya
- Ustadz Abdul Somad Umumkan Kelahiran Anak Pertama Dari Fatimah Az Zahra, Berikut Komentar Pejabat Hingga Netizen
- Kaitkan 'Pintu Haji' dan 'Pintu Surga', Arie Untung Disebut Netizen Bikin Keruh: Ngerusak Esensi Hijrah!
- Arie Untung Bicara Surga, Kiai NU: Belajar Agama dari Siapa
Dia juga mengimbau kepada orang tua agar bisa mencari ponpes yang memiliki kualitas terbaik secara fasilitas dan struktur untuk anak-anaknya.
“Harga relatif kalau mampu cari tempat yang terbaik secara fasilitas karena ini buat anak kita,” saran Arie Untung. Dia juga berharap guru pesantren itu bisa segera tobat. Dilansir dari Jpnn. Sabtu, 11 Desember 2021.
Mudah-mudahan cepet tobat nih orang. Entah apa jurusannya,” ungkap Arie Untung.
Sebelumnya, Herry Wirawan mengaku ini disebabkan karena mertuanya tak ingin punya banyak cucu. Hingga dalam menjalankan aksinya, Herry Wirawan punya banyak cara untuk memaksa para santri melakukan hubungan intim dengannya.
Selain itu, pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kota Bandung, Jawa Barat ini juga menjanjikan akan membiayai biaya pendidikan korban hingga selesai, untuk setelahnya akan menjadi pengurus pesantren.
Diketahui, aksi tersebut dilakukan HW dalam rentang 2016 hingga 2021 di beberapa tempat, seperti di pondok pesantren, apartemen hungga hotel mewah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
