Terkini.id – Melalui daring di Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 secara virtual di mana pelaksanaannya puncak dilaksanakan dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu 9 Februari 2021.
Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers. Terlebih di masa pandemi yang tetap bekerja secara terus menerus menyampaikan informasi.
“Apreasiasi kepada seluruh Insan Pers Meskipun berada dalam situasi pandemi. Insan pers tetap bekerja terus menyampaikan informasi meningkatkan literasi, membangun optimisme dan membangun harapan. Sehingga masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak pandemi Covid-19,” kata Presiden Jokowi.
Ia menyebutkan tantangan yang dihadapi media selama masa pandemi juga berat. Yakni mengatasi tekanan akibat destrubsi digital dan juga tekanan dari berbagai platform raksasa asing yang mengerus potensi ekonomi dan pengaruh media arus-arus utama.
Perubahan drastis persaingan media melahirkan berbagai persoalan pelik dan munculnya arus informasi alternatif.
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
Sedangkan, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaimaj menyampaikan, pers telah banyak berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Pers berperan sebagai pilar keempat mengambil bagian penting dalam kehidupan bernegara.
Pers melaksanakan peranan yang dapat memenuhi hak masyarakat dan mendorong terwujudnya supremasi hukum. Demikian juga dengan mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar dalam melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Pers juga tidak boleh diganggu kebebasannya.
“Pers juga punya peran penting saat pemerintah membuat kebijakan. Informasi atau berita dari pers menjadi faktor yang dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan penting,” ucapnya.
Ia menyampaikan terima kasih, Pers telah menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan apa saja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel.
Yakni program pemerintah dan upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel dalam pemenuhan hak masyarakat. Termasuk dalam penanganan Covid-19.
“Keberhasilan penanganan Covid-19 selalu membutuhkan doa, ikhtiar dan peran semua pihak termasuk peranan insan pers dan media. Mempengaruhi masyarakat, menyadarkan arti penting penerapan protokol kesehatan adalah sangat penting,” sebutnya.
“Kita berharap pers senantiasa menyajikan informasi yang profesional, akurat dan berkualitas serta anti hoaks untuk Indonesia Maju,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
