Hadiri Penyaluran BLT di Desa Bangkalaloe, Ini Penegasan Wakil Bupati Jeneponto

Wakil Bupati Jeneponto serahkan BLT-DD kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Bangkalaloe Bontoramba Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Desa (Pemdes) Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, menyalurkan anggaran Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2020, Rabu, 20 Mei 2020.

BLT-DD Tahap I Periode April disalurkan kepada 200 KK keluarga miskin terdampak Pandemi Covid-19 yang tersebar di 3 Dusun yang ada di Desa Bangkalaloe.

Penyaluran BLT-DD dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir, Kadis PMD, Tripika dan BPD.

“200 KK itu merupakan warga Dusun Joko 49 KK, Dusun Linrungloe 72 KK dan Dusun Pokobulo 79 KK, Hasil ini diperoleh setelah Tim Gugus Mitigasi Covid-19 Desa Bangkalaloe melakukan pendataan dan verifikasi pada tingkat RK dan Dusun,” kata Kepala Desa Bangkalaloe, Hj St Syamsiah Saad.

Menurutnya, data penerima BLT tersebut divalidasi serta dilakukan pencermatan, finalisasi dan penetapan oleh Pemerintah Desa Bangkalaloe pada 12 Mei 2020, melalui forum musyawarah desa khusus/insidentil lewat penandatanganan berita acara penetapan oleh Pemerintah dan BPD serta segenap stakeholder yang terkait.

Baca juga:

“Hasil penetapan calon penerima BLT-DD tahun anggaran 2020 selanjutnya diusulkan kepada Pemerintah Kecamatan Bontoramba untuk kemudian mendapatkan pengesahan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah ditetapkan,” jelas Hj St Syamsiah Saad.

BLT-DD untuk Desa Bangkalaloe sendiri dalam pengalokasian Dana Pandemi Covid-19 ini masuk dalam Kategori Cluster Desa dengan Alokasi Budget 35%, sesuai dengan Pagu Anggaran Dana Desa (DD) yang terserap sejumlah Rp 1.256.000, sebagaimana yang diamanatkan oleh Regulasi Permendesa No. 06 Tahun 2020 sebagai Perubahan dari Regulasi sebelumnya yakni Permendesa No. 11 Tahun 2019 tentang BLT DD.

“BLT-DD dengan asumsi Rp 600.000×3 Bulan/KK, yang akan diterima selama 3 tahap sebanyak Rp 1.800.000 untuk satu Kepala Keluarga, tahun ini juga melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 35 Tahun 2020, Dana Desa Tahun Anggaran 2020 juga dicutting oleh Pusat sebesar Rp 10.807.000, yang berlaku untuk semua desa secara Nasional,” ujarnya.

Dia mengharapkan, penyaluran BLT-DD dapat meringankan beban kepada warga masyarakat keluarga miskin terdampak Covid-19 di Desa Bangkalaloe, namun masyarakat tetap memperhatikan protap mitigasi Covid-19.

“Alhamdulilah pada proses penyaluran, masyarakat miskin terdampak Covid-19 Penerima BLT-DD T.A. 2020 di Desa Bangkalaloe, sebelum disalurkan telah diimbau dan disyaratkan untuk memakai masker, mencuci tangan, kita telah menyediakan SCT (Sarana Cuci Tangan) tepat di depan kantor desa juga dilakukan deteksi suhu badan yang telah disediakan oleh Tim Gugus Mitigasi Covid-19 Desa Bangkalaloe,” pungkasnya.

Sementara Wakil bupati Jeneponto, Paris Yasir, Mengapresiasi penyaluran BLT-DD di Desa Bangkalaloe yang tetap mengedepankan protokoler penanganan Covid-19.

“Kami berharap penyaluran BLT-DD ini betul-betul tepat sasaran (memenuhi 14 kreteria penerima bansos), jika ada warga miskin terdampak yang belum mendapatkan bantuan harap segera dilacak dilaporkan ke pemerintah setempat dan kemudian didata supaya mendapatkan bantuan yang sama karena itu hak warga,” tutup Paris Yasir.

Komentar

Rekomendasi

Ketua TP PKK Jeneponto Silaturahmi Virtual dengan Lies F Nurdin

Komisi I DPRD Jeneponto Tindak Lanjuti Penyaluran BST dan BLT Bermasalah, Termasuk Dugaan Pungli

Kronologi Tenggelamnya KM Bunga Rosia GT 27 di Perairan Kabaena

3 Hari di Laut, Enam Korban Kapal Tenggelam Asal Jeneponto Berhasil Diselamatkan

Beredar Informasi Tempat Ibadah Arah Kiblat Ke Utara, Camat Bangkala Cek Kebenarannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar